Jepara, Metro8.News – Pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Jepara mulai diperketat. Sebanyak 472 personel gabungan diterjunkan untuk mengawal jalannya pemungutan suara di 24 desa dengan total 154 Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Kesiapan pengamanan tersebut ditandai dengan Apel Pergeseran Pasukan yang digelar Polres Jepara di Lapangan Endra Dharmalaksana, Senin (2/11/2026) pagi.
Apel yang berlangsung pukul 07.45 hingga 08.15 WIB itu dipimpin langsung Kapolres Jepara AKBP Keris Aji Wibisono, S.H., S.I.K., M.H., M.M.
Sejumlah pejabat utama Polres Jepara, perwira staf, personel yang mendapat surat perintah pengamanan, hingga pasukan Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Polres Demak, Polres Kudus, dan Sat Brimob Polda Jawa Tengah turut mengikuti kegiatan tersebut.
472 Personel Kawal 154 TPS di 24 Desa
Pengerahan ratusan personel tersebut menjadi bagian dari kesiapan kepolisian dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan selama tahapan pemungutan suara Pilkades Serentak 2026.
Dengan cakupan pengamanan di 24 desa dan 154 TPS, setiap personel diminta memahami karakteristik wilayah tugas masing-masing.
Kapolres Jepara AKBP Keris Aji Wibisono menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi kerawanan yang dapat mengganggu jalannya pesta demokrasi tingkat desa tersebut.
Personel juga diminta membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan panitia Pilkades, tokoh masyarakat, serta unsur pengamanan lainnya.
Kapolres Tegaskan Anggota Harus Netral
Selain kesiapsiagaan, Kapolres Jepara memberikan penekanan khusus terkait netralitas anggota Polri selama pelaksanaan Pilkades.
Seluruh personel diminta tidak memihak kepada calon petinggi mana pun dan tidak terlibat dalam politik praktis di tingkat desa.
Apabila ditemukan pelanggaran hukum, anggota diminta melakukan penindakan secara adil, tegas, terukur, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis.
Personel BKO dari luar wilayah juga diminta segera menyesuaikan diri dengan situasi di lapangan, menjaga kekompakan, serta memperhatikan kondisi kesehatan selama menjalankan tugas.
Tak kalah penting, seluruh anggota diingatkan untuk menjaga sikap, tutur kata, dan perilaku agar kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri tetap terpelihara.
Kapolres: Jaga Keamanan dan Kehormatan Institusi
Dalam amanatnya, AKBP Keris Aji Wibisono mengingatkan seluruh personel agar menjadikan tugas pengamanan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Laksanakan tugas dengan niat ibadah dan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Selamat bertugas, jaga keamanan, jaga keselamatan, dan jaga kehormatan institusi,” tegasnya.
Melalui apel pergeseran pasukan tersebut, Polres Jepara bersama personel BKO menyatakan kesiapan mengawal pelaksanaan Pilkades Serentak 2026.
Pengamanan diharapkan mampu menciptakan suasana yang aman, tertib, lancar, dan kondusif sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya tanpa gangguan.
Pilkades bukan sekadar proses memilih pemimpin desa, tetapi juga momentum demokrasi yang membutuhkan kedewasaan seluruh pihak untuk menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat.
M8/UCP

















