Jepara, Metro8.News – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kabupaten Jepara. Kali ini, tiga penghargaan sekaligus berhasil dibawa pulang dalam ajang penilaian Posyandu tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026.
Capaian tersebut menjadi bukti keseriusan Jepara dalam memperkuat pelayanan masyarakat melalui pengembangan Posyandu yang tidak hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga mencakup berbagai sektor pelayanan dasar.
Tim Pembina Posyandu (TP Posyandu) Kabupaten Jepara berhasil meraih Juara III kategori TP Posyandu Kabupaten Terbaik tingkat Jawa Tengah.
Tak hanya itu, Kecamatan Keling dan Posyandu Ananda 2 Pengkol juga berhasil mengukir prestasi dengan meraih penghargaan di tingkat provinsi.
Penghargaan tersebut diterima langsung Ketua TP Posyandu Kabupaten Jepara, Laila Saidah Witiarso Utomo, dalam acara penyerahan penghargaan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (2/11/2026).
Penyerahan dilakukan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah bersama Ketua TP Posyandu Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin.
Adapun Kecamatan Keling meraih Juara Harapan II kategori Pembina Posyandu Kecamatan Terbaik. Sementara Posyandu Ananda 2 Pengkol memperoleh Juara Harapan II kategori Kelembagaan Posyandu Kelurahan Terbaik tingkat Jawa Tengah.
Enam Bidang Pelayanan Jadi Kunci Prestasi Jepara
Keberhasilan Jepara dalam penilaian tingkat provinsi tersebut tidak terlepas dari berbagai inovasi pelayanan yang dikembangkan TP Posyandu Kabupaten Jepara.
Sejak proses penilaian dimulai pada Juni 2026, Jepara menghadirkan sejumlah program unggulan yang mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Keenam bidang tersebut meliputi pendidikan, pekerjaan umum, kesehatan, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, hingga sosial.
Di bidang pendidikan, Jepara mengembangkan inovasi Selaras Jepara. Sementara bidang pekerjaan umum diperkuat melalui Program Sanitasi Sehat (Promaseh).
Pada bidang kesehatan, terdapat program Sehati dan Sapu Sakti.
Kemudian, bidang perumahan rakyat menghadirkan Mamiku Langsing dan Harum Manis. Untuk bidang ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat, terdapat inovasi Slira dan Kadarna.
Sedangkan bidang sosial diperkuat melalui program Jepara Care dan Jempol Pandu.
Berbagai inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas peran Posyandu agar mampu mendukung pemenuhan pelayanan dasar masyarakat secara lebih menyeluruh.
Laila Saidah: Prestasi Ini Hasil Kerja Bersama
Ketua TP Posyandu Kabupaten Jepara, Laila Saidah Witiarso Utomo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut.
Menurutnya, tiga penghargaan yang diraih bukan semata-mata keberhasilan satu kelompok, melainkan hasil kerja bersama seluruh jajaran TP Posyandu, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, kader Posyandu, serta berbagai pihak terkait.
Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu di Kabupaten Jepara.
Laila juga mendorong agar pelaksanaan enam bidang SPM di tingkat desa, kelurahan, dan kecamatan semakin diperkuat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama. Harapannya, seluruh jajaran TP Posyandu semakin solid dan kompak dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semoga pada tahun mendatang, Kabupaten Jepara dapat meraih prestasi yang lebih baik, yaitu Juara I tingkat Provinsi Jawa Tengah,” ungkapnya.
Tiga penghargaan ini sekaligus menjadi modal penting bagi Jepara untuk terus mengembangkan Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat yang lebih terpadu.
Tantangan berikutnya bukan hanya mempertahankan prestasi di tingkat provinsi, tetapi memastikan berbagai inovasi yang telah dikembangkan benar-benar berjalan berkelanjutan hingga tingkat desa dan kelurahan.
Dengan demikian, keberhasilan Posyandu tidak hanya diukur dari penghargaan, tetapi juga dari semakin baiknya pelayanan dan manfaat yang dirasakan masyarakat.
M8/DSKMF

















