Jepara, Metro8.News – Publik sempat dibuat heboh dengan kabar kematian seorang pria di kawasan muara Kali Wiso, Kelurahan Ujungbatu, Kecamatan Jepara. Beredar dugaan bahwa korban menjadi korban tindak kriminal. Namun, hasil autopsi akhirnya mengungkap fakta sebenarnya yang mengejutkan.
Kepolisian Resor (Polres) Jepara memastikan bahwa kematian pria bernama Zalul Umar, warga RT 15 RW 4 Kelurahan Ujungbatu, bukan akibat pembunuhan seperti yang ramai di media sosial.
Hasil Autopsi: Korban Meninggal karena Mati Lemas
Kasatreskrim Polres Jepara AKP M Faizal Wildan Umar Rela menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan medis dari Biddokkes Polda Jawa Tengah di RSUD RA Kartini menunjukkan korban meninggal akibat mati lemas karena tenggelam.
Selain itu, dalam tubuh korban juga ditemukan kandungan alkohol dari minuman keras yang dikonsumsi sebelum kejadian.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Luka pada tubuh korban merupakan luka pasca kematian, diduga akibat benturan atau terkena baling-baling perahu nelayan,” ungkapnya, Senin (27/4/26) malam saat dikonfirmasi jurnalis Metro8.News.
Kronologi Sebelum Kejadian
Berdasarkan keterangan saksi, korban diketahui sempat menghadiri konser musik di Gedung Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kelurahan Bulu.
Setelah itu, korban bersama rekannya mengonsumsi minuman keras di kawasan pelabuhan hingga sekitar pukul 20.00 WIB.
Korban kemudian terakhir terlihat dalam kondisi sendirian. Meski sempat dibangunkan oleh rekannya, korban memilih tetap berada di lokasi dan kembali tidur di tepi laut.
Diduga kuat, korban terjatuh ke perairan dalam kondisi mabuk hingga akhirnya tenggelam.
Baca Juga: Terungkap! Mayat Misterius di Pesisir Jepara Ternyata Warga Ujungbatu, Ini Identitasnya
Ditemukan Nelayan di Pagi Hari
Jasad korban baru ditemukan oleh nelayan sekitar pukul 05.00 WIB keesokan harinya. Hasil pemeriksaan medis memperkirakan korban telah meninggal sekitar lima jam sebelum ditemukan.
Polisi menegaskan bahwa hasil penyelidikan sementara tidak mengarah pada dugaan tindak pidana, meski pemeriksaan lanjutan seperti uji toksikologi masih terus dilakukan untuk memastikan hasil akhir.
Polisi Imbau Warga Tidak Terprovokasi Hoaks
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak langsung mempercayai informasi yang beredar di media sosial sebelum ada hasil resmi penyelidikan.
M8/UCP

















