Metro8.News – Jepara,
Warga pesisir Jepara digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas di perairan Ngelak–Kaliwiso, Kelurahan Ujungbatu, Kecamatan Jepara Kota, Senin (27/4/2026) pagi. Jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan saat hendak melaut sekitar pukul 05.00 WIB.
Peristiwa ini langsung memicu kepanikan di kalangan nelayan dan warga sekitar. Penemuan mayat di wilayah pesisir tersebut menjadi perhatian serius karena kondisi korban yang masih menyisakan tanda-tanda mencurigakan.
Menurut keterangan nelayan bernama Agus, awalnya ia tidak menyadari bahwa benda yang dilihatnya adalah tubuh manusia. Ia mengira hanya kain atau benda terapung biasa di laut.
“Saya kira tadi apa, pas saya tarik kainnya ternyata mayat. Saya langsung teriak manggil teman-teman,” ujarnya.
Baca Juga: Terbongkar Modus Baru! Sabu Disembunyikan di Kaki, Ibu Mertua Menantu Diciduk Polisi
Setelah menyadari temuannya, Agus sempat meninggalkan lokasi untuk memanggil nelayan lain. Namun saat kembali, jasad tersebut sudah bergeser dari titik awal. Diduga kuat terbawa arus laut yang cukup tenang namun tetap bergerak.
Laporan kemudian diteruskan kepada Komunitas Relawan Jepara (KRJ). Ketua KRJ, Alba Muhammad Muchid, segera berkoordinasi dengan tim gabungan, termasuk BPBD dan aparat kepolisian setempat untuk melakukan pencarian lanjutan.
“Mayat ditemukan lagi sekitar 50 meter dari lokasi awal, masih di area pesisir dan belum terbawa ke laut dalam,” jelas Alba.
Proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu nelayan. Petugas kemudian memasukkan jasad ke dalam kantong jenazah sebelum dibawa ke RSUD Kartini Jepara guna proses identifikasi lebih lanjut.
Ciri-Ciri Korban Jadi Petunjuk Awal
Hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih belum diketahui. Namun, sejumlah ciri fisik dan atribut yang dikenakan korban menjadi petunjuk penting bagi pihak berwenang.
Korban diketahui memiliki gaya yang mencolok, diduga bagian dari komunitas tertentu. Berikut ciri-ciri yang berhasil dihimpun:
Telinga kiri dan kanan memiliki bekas anting dengan lubang cukup besar
Rambut bergaya punk
Menggunakan kalung berwarna emas dengan liontin cincin
Memakai kaos hitam bergambar musik metal
Celana hitam
Ditemukan sebuah ponsel di saku celana
Selain itu, kondisi jasad juga menunjukkan adanya darah yang keluar dari telinga dan hidung. Hal ini menjadi fokus pemeriksaan tim medis untuk memastikan penyebab kematian, apakah akibat kecelakaan, kekerasan, atau faktor lainnya.
Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian
Kasi Humas Polres Jepara AKP Dwi saat dikonfirmasi jurnalis Metro8.News mengatakan saat ini masih melakukan penyelidikan intensif. Proses identifikasi terus dilakukan, termasuk pengecekan barang bukti yang ditemukan bersama korban.
Polisi juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut untuk segera melapor. Informasi sekecil apa pun dinilai sangat membantu dalam mengungkap identitas korban.
Kasus ini menambah daftar penemuan mayat di kawasan pesisir yang kerap terjadi tanpa identitas jelas. Kondisi geografis wilayah laut yang terbuka membuat kemungkinan jasad terbawa arus dari lokasi lain tidak bisa dikesampingkan.
Warga Diminta Waspada
Penemuan ini menjadi pengingat bagi masyarakat pesisir, khususnya nelayan di Ujungbatu, untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut.
Selain faktor keselamatan, warga juga diminta segera melapor jika menemukan hal mencurigakan di wilayah perairan. Kolaborasi antara masyarakat dan aparat dinilai penting untuk mempercepat penanganan kejadian serupa.
Hingga kini, misteri identitas korban dan penyebab kematiannya masih menjadi tanda tanya besar. Polisi dan tim medis terus bekerja untuk mengungkap fakta di balik penemuan mayat yang menggegerkan pesisir Jepara ini.
M8/UCP

















