Jepara, Metro8.News – Peristiwa memilukan terjadi di Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara. Seorang bocah berusia 5 tahun bernama Abu Alkhalwani ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran sungai, Selasa (28/4/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, setelah sebelumnya dilaporkan hilang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jurnalis Metro8.News, korban diketahui terakhir terlihat pada Senin (27/4/2026) pagi. Saat itu, korban dijemput dari sekolah TK oleh ibunya, Rohmania (24). Sesampainya di rumah, bocah tersebut sempat mencuci sepeda BMX miliknya sebelum akhirnya berpamitan untuk bermain ke rumah kerabatnya sekitar pukul 10.00 WIB.
Namun, hingga siang hari sekitar pukul 12.00 WIB, korban tak kunjung pulang. Ibu korban pun mulai merasa khawatir dan berinisiatif mencari keberadaan anaknya, namun hasilnya nihil.
Baca Juga: Autopsi Ungkap Fakta Mengejutkan! Pria di Jepara Tewas Bukan Dibunuh, Ini Penyebab Sebenarnya
Saksi lain, Ahmad Mursid Pratama (13), mengaku sempat melihat korban sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, korban terlihat bermain sepeda di tanggul tepi sungai Desa Sowan Kidul.
“Terakhir terlihat di sekitar tanggul sungai, setelah itu tidak ada yang tahu keberadaannya,” ungkap salah satu warga.
Pencarian pun semakin intens dilakukan oleh pihak keluarga bersama warga sekitar. Hingga akhirnya, pada pukul 20.00 WIB, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kedung.
Baca Juga: Terbongkar! Sabu Rp 1 Miliar Diselundupkan Lewat Motor, Kurir Diciduk di Priok
Mendapat laporan, aparat kepolisian langsung bergerak cepat dengan mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan perangkat desa serta BPBD Kabupaten Jepara untuk melakukan pencarian di sekitar aliran sungai.
Upaya pencarian berlangsung hingga malam hari. Setelah beberapa jam penyisiran, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 01.00 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa di aliran sungai, dengan jarak sekitar 500 meter dari rumahnya. Kedalaman sungai di lokasi penemuan diperkirakan mencapai 140 cm.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. Pihak kepolisian yang didampingi tenaga medis dari Puskesmas Kedung 1 melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban.
Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa penyebab kematian korban diduga akibat gagal napas.
Kasihumas Polres Jepara, AKP Dwi Prayitna, saat dikonfirmasi jurnalis Metro8.News membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan serangkaian langkah penanganan, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP) dan koordinasi dengan pihak terkait.
“Benar, korban ditemukan meninggal dunia di aliran sungai setelah sebelumnya dilaporkan hilang. Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal akibat gagal napas,” jelasnya.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar. Banyak warga yang turut menyampaikan belasungkawa atas kejadian tragis tersebut.
Kasus ini juga menjadi pengingat bagi para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di area yang berpotensi berbahaya seperti sungai.
M8/UCP

















