Jepara, Metro8.News – Suasana sunyi dini hari mendadak berubah menjadi kepanikan setelah terjadi kecelakaan lalu lintas maut di jalur utama Jepara–Kudus. Peristiwa tragis itu terjadi pada Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 01.30 WIB, tepatnya di depan Masjid Al-Muttaqin, Desa Rengging, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara.
Kecelakaan ini melibatkan sebuah sepeda motor Honda Vario dengan mobil Daihatsu Xenia. Insiden tersebut berujung duka mendalam, setelah pengendara motor dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian.
Korban diketahui bernama Muhammad Lukmanul Hakim, warga Desa Purwogondo, Kecamatan Kalinyamatan. Ia mengalami luka fatal akibat benturan keras yang terjadi di badan jalan. Meski sempat menjadi perhatian warga sekitar, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Sementara itu, pengemudi mobil Daihatsu Xenia bernama Roy Anggara, warga Desa Manyargading, Kecamatan Kalinyamatan, dilaporkan selamat dan telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
Detik-Detik Mencekam di Jalan Sepi
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun dari kepolisian, kecelakaan bermula saat mobil Daihatsu Xenia melaju dari arah Kudus menuju Jepara atau dari selatan ke utara dengan kecepatan sedang.
Namun dalam kondisi jalan yang relatif sepi, kendaraan tersebut diduga berjalan terlalu ke kanan hingga melewati batas jalur. Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Vario yang dikendarai korban.
Jarak yang sudah terlalu dekat membuat kedua kendaraan tidak sempat menghindar. Tabrakan keras pun tak terelakkan dan terjadi tepat di badan jalan sebelah kanan dari arah Kudus menuju Jepara.
Benturan tersebut menyebabkan pengendara motor terpental dan mengalami luka parah. Kondisi korban yang sudah tidak bernyawa saat ditemukan menambah suasana duka di lokasi kejadian.
Baca Juga: Autopsi Ungkap Fakta Mengejutkan! Pria di Jepara Tewas Bukan Dibunuh, Ini Penyebab Sebenarnya
Polisi Benarkan dan Ungkap Kronologi
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jepara, Iptu Ahmad Riyanto, saat dikonfirmasi jurnalis Metro8.news membenarkan adanya kecelakaan maut tersebut.
“Iya benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di wilayah Rengging, Pecangaan. Kendaraan roda empat berjalan terlalu ke kanan sehingga bertabrakan dengan sepeda motor dari arah berlawanan,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa korban meninggal dunia di tempat kejadian, serta kerugian materiil akibat insiden ini ditaksir mencapai Rp5 juta.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan sejumlah barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Jalur Rawan, Warga Minta Perhatian
Jalur Jepara–Kudus sendiri dikenal sebagai salah satu ruas jalan yang cukup padat, bahkan pada malam hingga dini hari. Minimnya penerangan di beberapa titik serta tingginya mobilitas kendaraan menjadi faktor yang kerap memicu kecelakaan.
Warga sekitar berharap adanya peningkatan pengawasan serta penambahan rambu lalu lintas untuk meminimalisir kejadian serupa.
“Kejadian seperti ini bukan pertama kali. Kami berharap ada perhatian lebih, terutama soal penerangan jalan dan patroli malam,” ujar salah satu warga di sekitar lokasi.
Imbauan untuk Pengendara
Kepolisian kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama di waktu rawan seperti dini hari.
Pengendara diminta untuk tidak melaju melebihi batas kecepatan, menjaga posisi kendaraan tetap di jalur masing-masing, serta memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum berkendara.
Kecelakaan ini menjadi pengingat keras bahwa kelalaian sekecil apa pun di jalan raya dapat berakibat fatal. Nyawa melayang dalam hitungan detik, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.
Peristiwa ini pun kembali menegaskan pentingnya kesadaran berlalu lintas demi keselamatan bersama. Jangan sampai tragedi serupa kembali terulang hanya karena kurangnya kehati-hatian di jalan.
M8/UCP

















