Jakarta, Metro8.News – Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan perombakan (reshuffle) kabinet dengan melantik sejumlah pejabat strategis di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026). Langkah ini menjadi sorotan publik karena melibatkan tokoh dari berbagai latar belakang, mulai dari militer, aktivis buruh hingga pakar komunikasi politik.
Pelantikan berlangsung khidmat dengan diawali lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan Keputusan Presiden, hingga pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden. Dalam sumpahnya, para pejabat berkomitmen setia pada Undang-Undang Dasar 1945 serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam agenda kenegaraan tersebut, di antaranya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR Ahmad Muzani, serta Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Kehadiran jajaran menteri koordinator dan pimpinan lembaga negara mempertegas pentingnya momentum reshuffle ini bagi arah pemerintahan ke depan.
Baca Juga: Tak Sekadar Pusaka! Pameran Tosan Aji Jepara Tegaskan Keris Bukan Benda Mistis
Dalam perombakan kali ini, nama Dudung Abdurachman menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian. Mantan Kepala Staf TNI AD tersebut dipercaya mengisi posisi strategis sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Selain itu, aktivis buruh Mohammad Jumhur Hidayat juga masuk kabinet sebagai Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.
Tak hanya itu, penguatan sektor komunikasi pemerintah juga terlihat dengan ditunjuknya Muhammad Qodari sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah dan Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang komunikasi.
Baca Juga: Gebrakan Bupati Jepara! Pajak PB-1 Digenjot, Pelaku Usaha Tak Perlu Khawatir
Berikut daftar lengkap pejabat yang dilantik Presiden hari ini:
Mohammad Jumhur Hidayat — Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup
Hanif Faisol Nurofiq — Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan
Dudung Abdurachman — Kepala Staf Kepresidenan
Muhammad Qodari — Kepala Badan Komunikasi Pemerintah
Hasan Nasbi — Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi
Abdul Kadir Karding — Kepala Badan Karantina Indonesia
Reshuffle ini dinilai sebagai bagian dari strategi Prabowo Subianto untuk memperkuat efektivitas pemerintahan, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi, pangan, dan komunikasi publik. Penempatan figur-figur dengan latar belakang beragam diharapkan mampu mempercepat realisasi program prioritas nasional.
Di sisi lain, publik kini menanti langkah konkret para pejabat baru tersebut dalam menjawab berbagai isu krusial, mulai dari stabilitas harga pangan hingga pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.
Perombakan kabinet ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Presiden tidak ragu melakukan evaluasi dan penyegaran di tubuh pemerintahan demi menjaga kinerja tetap optimal di tengah dinamika nasional maupun global.
M8/KMP

















