Jepara, Metro8.News – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 1 Mei 2026 menjadi momentum penting bagi seluruh pekerja untuk kembali meneguhkan semangat persatuan, kerja keras, dan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Jepara sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Jepara, DRS. H. Junarso, kepada jurnalis Metro8.news pada Jumat (1/5/2026).
Dalam pernyataannya, Junarso menegaskan bahwa buruh bukan hanya sekadar tenaga kerja, tetapi merupakan tulang punggung ekonomi yang memiliki peran strategis dalam menggerakkan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Bersatu dalam kerja, berdaya dalam berkarya, sejahtera bersama. Ini adalah semangat yang harus terus dijaga oleh seluruh pekerja,” ujarnya.
Baca Juga: Ngantuk Sedetik, Petaka Beruntun! Truk Hantam 2 Kendaraan di SPBU Troso Jepara
Menurutnya, di tengah tantangan global yang semakin dinamis, para buruh dituntut untuk tidak hanya mengandalkan kerja keras, tetapi juga meningkatkan kualitas diri melalui keterampilan dan inovasi. Ia menyebut, perubahan zaman menuntut pekerja untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
Lebih jauh, Junarso menyampaikan apresiasi kepada seluruh buruh di Kabupaten Jepara yang selama ini telah memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Sektor industri unggulan seperti mebel, ukir, dan UMKM dinilai tidak akan berkembang tanpa peran aktif para pekerja.
“Terima kasih kepada seluruh pekerja atas dedikasi dan kerja kerasnya. Peran buruh sangat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan pembangunan daerah,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara buruh, pengusaha, dan pemerintah. Menurutnya, kolaborasi yang baik akan menciptakan iklim kerja yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.
Baca Juga: Bikin Resah! Orang Jepara Terlibat Rampas Mobil Ibu Muda di Pati, Korban Ketakutan
Dalam momentum May Day ini, Junarso mengajak seluruh elemen buruh untuk menjadikan peringatan Hari Buruh sebagai ajang refleksi dan memperkuat solidaritas, bukan sekadar aksi seremonial. Ia juga mengimbau agar penyampaian aspirasi dilakukan secara damai dan konstruktif.
“Kita ingin peringatan May Day di Jepara berlangsung kondusif, aman, dan penuh makna. Aspirasi buruh harus disampaikan dengan cara yang bijak agar dapat menghasilkan solusi bersama,” tambahnya.
Sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jepara, ia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan buruh melalui kebijakan yang berpihak kepada pekerja. Ia memastikan bahwa aspirasi buruh akan terus menjadi perhatian dalam setiap pembahasan di lembaga legislatif.
Baca Juga: Geger Ponpes di Pati! Kiai Mesum Diduga Cabuli 50 Santriwati, Modus Jam Malam Terungkap
Selain itu, ia juga mendorong generasi muda pekerja untuk terus meningkatkan kompetensi agar mampu bersaing di era global. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam menciptakan buruh yang unggul dan sejahtera.
“Kerja keras harus diimbangi dengan kerja cerdas dan peningkatan kapasitas diri. Dengan begitu, buruh Jepara bisa semakin maju dan memiliki daya saing tinggi,” jelasnya.
Di akhir pernyataannya, Junarso kembali menegaskan pentingnya semangat kebersamaan dalam membangun masa depan yang lebih baik.
“Kerja hebat, Indonesia kuat. Mari kita jaga persatuan dan terus berkarya untuk kesejahteraan bersama,” pungkasnya.
Peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini diharapkan mampu menjadi momentum kebangkitan semangat baru bagi para pekerja di Jepara. Di tengah berbagai tantangan ekonomi global, buruh diharapkan tetap menjadi kekuatan utama dalam menggerakkan roda pembangunan sekaligus menjaga stabilitas sosial di masyarakat.
M8/UCP

















