Jepara, Metro8.News – Video perkelahian yang terjadi di wilayah Utara Lapangan Kenari, Desa Purwogondo, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, viral di media sosial dan memicu perhatian publik pada Malam Minggu (23/5/2026).
Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga karena terjadi di malam hari saat kondisi jalan cukup ramai oleh aktivitas masyarakat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula dari senggolan kendaraan bermotor. Salah satu pengendara yang terlibat diduga tersenggol dari belakang saat hendak berbelok dari arah timur ke barat.
Baca Juga: Kudus Geger! Isu Pocong Begal Viral di Medsos, Polisi Ungkap Kebenarannya
Tak terima atas kejadian itu, korban yang tersenggol tersulut emosi hingga terjadi cekcok dengan pengendara lain. Situasi memanas ketika salah satu pihak merusak sepeda motor lawannya, yang kemudian memicu perkelahian di lokasi.
Warga sekitar sempat turun tangan untuk melerai pertikaian tersebut. Namun karena kejadian berlangsung di jalan raya pada malam Minggu, keributan itu sempat menjadi tontonan pengguna jalan yang melintas.
Baca Juga: Viral! Calon Pengantin Wanita di Pati Kabur Jelang Akad, Polisi Bongkar Motif Sebenarnya
Penjelasan Polisi
Kapolsek Kalinyamatan, Iptu Heri Sutanto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat dikonfirmasi jurnalis Metro8.news, ia menjelaskan bahwa situasi sudah kondusif ketika petugas tiba di lokasi.
“Anggota Polsek datang ke lokasi, namun saat itu para pihak sudah membubarkan diri,” ujar Iptu Heri, Minggu (24/5/2026).
Ia mengungkapkan, insiden tersebut dipicu oleh senggolan kendaraan. Namun terdapat fakta lain yang cukup mengejutkan.
“Salah satu yang terlibat diketahui merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) turunan dan merupakan warga Purwogondo,” jelasnya.
Tak hanya itu, keributan sempat melibatkan warga lain. Seorang pedagang nasi kucing yang mencoba melerai justru ikut menjadi sasaran amukan.
“Sudah sempat dipisah oleh pedagang nasi kucing, tapi malah pedagang tersebut ikut dipukul,” tambahnya.
Akan Dibawa ke RSUD Kartini
Sebagai tindak lanjut, pihak kepolisian bersama perangkat desa dan Bhabinkamtibmas akan melakukan penanganan terhadap individu yang diduga mengalami gangguan jiwa tersebut.
“Anggota menyarankan agar hari ini perangkat desa bersama Bhabin Purwogondo membawa yang bersangkutan ke Seruni RSUD Kartini untuk penanganan lebih lanjut,” tegas Kapolsek.
Imbauan Kepolisian
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang beredar di media sosial tanpa klarifikasi.
Selain itu, warga juga diminta untuk mengedepankan penyelesaian masalah secara baik dan tidak menggunakan kekerasan, terutama di ruang publik.
M8/UCP

















