Grobogan, Metro8.News – Peristiwa mengejutkan terjadi di Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Sabtu (30/5/2026). Seorang pekerja bangunan berinisial M (46), warga Desa Ngroto, dilaporkan meninggal dunia secara mendadak usai beristirahat setelah bekerja.
Korban sebelumnya diketahui tengah melakukan pekerjaan pengecoran bersama rekan-rekannya. Setelah pekerjaan selesai, mereka beristirahat sambil menikmati buah semangka yang diberikan oleh pemilik bangunan.
Namun tak lama setelah mengonsumsi semangka tersebut, korban tiba-tiba mengeluh lemas. Kondisinya dengan cepat memburuk hingga membuat rekan-rekannya panik.
Baca Juga: Tragis di Tahunan Jepara, Dua Vario Adu Banteng Usai Aksi Salip Berujung Petaka
Dua saksi di lokasi, Suratin (56) dan Yasjo (60), segera melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik bangunan dan membawa korban ke Puskesmas Gubug 2 untuk mendapatkan pertolongan medis.
Sayangnya, upaya penyelamatan tidak berhasil. Petugas medis menyatakan korban telah meninggal dunia saat dalam penanganan.
Mendapat laporan kejadian tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Gubug langsung turun ke lokasi bersama tim medis untuk melakukan pemeriksaan awal pada jenazah.
Baca Juga: Subuh Mencekam di Jepara: Gudang Meubel Ngabul Terbakar Hebat, Diduga Korsleting Listrik
Kapolres Grobogan melalui Kapolsek Gubug AKP Anang Heriyanto menegaskan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Hasil pemeriksaan bersama tenaga medis menunjukkan tidak ada indikasi penganiayaan. Berdasarkan keterangan keluarga dan pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia karena sakit,” jelasnya.
Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan tidak adanya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, pihak keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi.
Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai, jenazah korban langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di Desa Ngroto.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa penanganan cepat ini merupakan bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan yang profesional dan transparan kepada masyarakat.
Peristiwa ini pun menjadi pengingat bahwa kondisi kesehatan bisa berubah secara tiba-tiba, terutama setelah aktivitas fisik berat, sehingga penting untuk selalu memperhatikan kondisi tubuh.
M8/HMS












