Jepara, Metro8.News – Kecelakaan lalu lintas melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Jepara–Kudus, tepatnya di sekitar Toko Bangunan (TB) Wijaya, Desa Margoyoso, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, Sabtu (22/8/2026) malam.
Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Kawasaki Ninja 250 tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB), Honda Scoopy bernomor polisi K 4770 XV, serta bus Scania bernomor polisi H 7264 OQ.
Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB dan dilaporkan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Jepara sekitar pukul 22.00 WIB.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jepara Iptu Ahmad Riyanto saat dikonfirmasi jurnalis Metro8.news membenarkan adanya kecelakaan tersebut.
Berdasarkan laporan awal kepolisian, kecelakaan bermula ketika Kawasaki Ninja 250 yang dikendarai Amad Mustajib (27), warga Desa Kalipucang Kulon, Kecamatan Welahan, melaju dari arah Kudus menuju Jepara atau dari selatan ke utara.
Motor tersebut kemudian mendahului bus Scania H 7264 OQ dari sisi kanan.
Namun, saat proses mendahului berlangsung, di depan terdapat Honda Scoopy K 4770 XV yang dikendarai Diah Puji Lestari (23). Scoopy tersebut diketahui hendak berbelok ke kanan menuju arah timur.
Situasi itu membuat Kawasaki Ninja menabrak Honda Scoopy.
Akibat benturan tersebut, Honda Scoopy kemudian terpental ke sisi kiri jalan.
Nahas, pada saat yang bersamaan, Scoopy yang terpental kemudian tertabrak oleh bus Scania H 7264 OQ yang dikemudikan Suyono (47).
Kecelakaan pun terjadi di badan jalan sebelah kiri jika dilihat dari arah Kudus menuju Jepara.
Dalam kecelakaan tersebut, Diah Puji Lestari diketahui membonceng Ula Innani Rozanah (23), yang juga tercatat sebagai warga Desa Margoyoso, Kecamatan Kalinyamatan.
Polisi mencatat terdapat satu orang korban luka ringan (LR) dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, kerugian materiil akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp1 juta.
Baca Juga: Misteri Kecelakaan Cemoro Kembar! Brio Ringsek, Truk Tangki dan Mobil Korban Sama-sama Pergi
Kepolisian masih melakukan penanganan dan pemeriksaan terkait kecelakaan tersebut. Polisi juga mendata kendaraan serta para pengendara yang terlibat dalam insiden.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengendara untuk lebih berhati-hati ketika melakukan manuver mendahului, terutama di jalur dengan arus lalu lintas yang ramai.
M8/UCP

















