Jepara, Metro8.News – Kebakaran melanda area pembuangan sampah dan lahan bambu di Desa Ketilengsingolelo, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara, Kamis (3/9/2026) siang. Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah secara liar.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di wilayah RT 01/RW 04 Desa Ketilengsingolelo. Kobaran api kemudian membakar area yang diperkirakan memiliki luas sekitar 20 x 20 meter persegi atau kurang lebih 400 meter persegi.
Berdasarkan laporan kejadian yang diterima petugas pemadam kebakaran, informasi kebakaran masuk pada pukul 12.10 WIB.
Petugas kemudian bergerak menuju lokasi menggunakan satu unit mobil suplai dari Pos Kalinyamatan. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 12.25 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman agar api tidak semakin meluas.
Dalam penanganan tersebut, dua personel Damkar, yakni Putra dan Aldi, diterjunkan ke lokasi.
Berawal dari Pembakaran Liar
Tim Damkar saat dikonfirmasi jurnalis Metro8.news membenarkan adanya kejadian tersebut.
Dari keterangan petugas, kebakaran diketahui bermula dari pembakaran liar. Api yang berasal dari aktivitas tersebut kemudian menjalar dan membakar tumpukan sampah serta lahan yang ditumbuhi bambu.
Kondisi lahan dan material yang mudah terbakar membuat api perlu segera ditangani untuk mencegah penyebaran lebih luas.
Petugas melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Proses penanganan selesai sekitar pukul 13.30 WIB.
Dengan demikian, petugas membutuhkan waktu sekitar satu jam lima menit sejak tiba di lokasi hingga proses pemadaman dinyatakan selesai.
Tidak Ada Korban Jiwa
Kebakaran tersebut akhirnya berhasil diatasi. Tidak ada korban jiwa maupun laporan korban dalam kejadian tersebut.
Sementara itu, mengenai kerugian material, dalam laporan kejadian belum terdapat taksiran kerugian yang dicantumkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terutama di sekitar lahan yang terdapat material mudah terbakar seperti bambu dan vegetasi kering.
Penanganan cepat petugas pemadam kebakaran juga menjadi faktor penting untuk mencegah api yang awalnya berada di area terbatas berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.
M8/UCP

















