Jepara, Metro8.News – Penantian panjang keluarga Mashudi, warga Desa Plajan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara, akhirnya berakhir. Korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah proses pencarian berlangsung selama 12 hari.
Mashudi merupakan salah satu penumpang KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu, 13 September 2026.
Kabar duka tersebut diterima Pemerintah Kabupaten Jepara pada Kamis (24/9/2026) malam. Jenazah Mashudi kemudian dipersiapkan untuk dipulangkan ke kampung halaman.
Kepala Dinsospermades Jepara melalui Kepala Bidang Rehabilitasi, Perlindungan dan Jaminan Sosial (RPJS), Iman Bagus Sesulih, membenarkan kabar tersebut.
Menurutnya, identitas korban telah dipastikan sebelum proses pemulangan jenazah dilakukan.
Jenazah Mashudi kemudian diterbangkan dari Banjarmasin menuju Semarang. Setelah tiba di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, jenazah dijemput menggunakan kendaraan Dinsospermades Jepara untuk dibawa ke rumah duka di Desa Plajan.
Jenazah akhirnya tiba di rumah keluarga pada Jumat (25/9/2026) pagi.
Kedatangan jenazah disambut suasana duka. Sekda Jepara Ary Bachtiar juga datang ke rumah keluarga Mashudi untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan bantuan tali asih dari Pemerintah Kabupaten Jepara.
“Atas nama Pak Bupati, kami menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya almarhum. Kami turut berduka dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” ujar Ary.
Ary datang mewakili Bupati Jepara Witiarso Utomo. Ia didampingi sejumlah pejabat Pemkab Jepara, termasuk Asisten I Sekda Jepara, Kepala Dinsospermades, Camat Pakisaji, serta Petinggi Plajan.
Sempat Menjadi Korban yang Masih Dicari
Sebelum ditemukan, Mashudi menjadi salah satu korban yang masih dalam pencarian setelah KM Virgo Transport 8 tenggelam di Perairan Masalembo.
Kepastian identitas korban dilakukan melalui pemeriksaan DNA sebelum jenazah dipulangkan dari Banjarmasin menuju Jawa Tengah.
Peristiwa tenggelamnya kapal tersebut juga menyisakan duka bagi keluarga warga Jepara lainnya.
Tercatat tiga warga Jepara menjadi penumpang KM Virgo Transport 8.
Selain Mashudi, terdapat Ilham Mukhamad Rojab (21), warga Desa Bantrung, Kecamatan Batealit, yang hingga kini masih dalam pencarian.
Sementara Abdul Kholeq (25), warga Desa Mindahan, Kecamatan Batealit, berhasil selamat dari musibah tersebut.
Kholeq sebelumnya menceritakan dirinya sempat terombang-ambing di atas sekoci bersama sejumlah penumpang lainnya selama kurang lebih sembilan jam sebelum mendapatkan pertolongan.
Ia kemudian berhasil kembali ke Jepara dan tiba di rumah pada Sabtu (19/9/2026).
Keluarga Kini Bisa Memakamkan Mashudi
Ditemukannya Mashudi setelah 12 hari pencarian setidaknya memberikan kepastian bagi keluarga yang selama hampir dua pekan menunggu kabar keberadaan korban.
Sebelumnya, Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar juga sempat mendatangi keluarga tiga warga Jepara yang menjadi penumpang KM Virgo Transport 8 pada 17 September 2026.
Saat itu, Mashudi dan Ilham Mukhamad Rojab masih tercatat dalam pencarian, sementara Abdul Kholeq telah berhasil diselamatkan.
Kini Mashudi telah kembali ke kampung halamannya di Plajan untuk dimakamkan.
Namun, pencarian terhadap satu warga Jepara lainnya, Ilham Mukhamad Rojab, masih menjadi perhatian keluarga dan pemerintah.
KM Virgo Transport 8 diketahui tenggelam di Perairan Masalembo pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 WITA atau 01.00 WIB.
M8/DSKMF

















