Jepara, Metro8.News – Warga Kelurahan Jobokuto, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, digegerkan dengan penemuan seorang pria meninggal dunia di lantai 2 sebuah rumah pada Rabu (7/10/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Sumarno (56), seorang juru parkir di Pasar Jepara 2. Ia ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di lantai 2 rumah milik Joko Suseno yang merupakan saudara iparnya, di RT 05/RW 02, Kelurahan Jobokuto.
Kapolsek Kota Jepara AKP R. Aries Sulistiyono dan Kasi Humas Polres Jepara AKP Dwi Prayitna saat dikonfirmasi jurnalis Metro8.news membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Berdasarkan laporan Bhabinkamtibmas Kelurahan Jobokuto, Aipda Bhayu, penemuan korban bermula ketika saksi pertama, Bambang Trigono Susanto, selama sekitar tiga hari tidak melihat Sumarno turun dari lantai 2.
Padahal, selama ini korban diketahui rutin beraktivitas setiap pagi untuk bekerja sebagai juru parkir di Pasar Jepara 2.
Kecurigaan semakin kuat pada Rabu pagi sekitar pukul 07.30 WIB. Saksi memanggil nama korban dari lantai bawah, tetapi tidak mendapatkan respons.
Saksi kemudian menaiki tangga menuju lantai 2 yang ditempati korban. Betapa terkejutnya saksi ketika mendapati Sumarno sudah tergeletak dalam kondisi tidak bernyawa.
Kondisi tubuh korban disebut sudah mengalami pembengkakan dan dikerumuni lalat.
Saksi kemudian turun kembali ke lantai 1 dan menemui saksi kedua, Udin. Keduanya kemudian kembali ke lantai 2 untuk memastikan kondisi korban.
Karena tidak berani mengevakuasi korban seorang diri, saksi kedua kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Jobokuto, Aipda Bhayu.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung melakukan penanganan di lokasi. Pamapta Polres Jepara, Unit Identifikasi, Sie Dokkes serta dokter kemudian diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan dan proses evakuasi.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD R.A. Kartini Jepara untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan dokter Prasojo, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.
“Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan,” demikian hasil pemeriksaan medis yang disampaikan dalam laporan kepolisian.
Sementara itu, berdasarkan pemeriksaan dokter, korban diduga meninggal akibat serangan jantung, dengan riwayat penyakit stroke.
Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara, identifikasi korban, evakuasi serta penyelidikan terkait penemuan tersebut.
Hingga kini, pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan indikasi kekerasan dalam peristiwa meninggalnya Sumarno.
Peristiwa ini sekaligus menyisakan duka bagi keluarga dan warga sekitar, terlebih korban diketahui sehari-hari bekerja sebagai juru parkir di kawasan Pasar Jepara 2.
M8/UCP

















