Jepara, Metro8.News – Menjelang peringatan Kenaikan Isa Almasih 2026, jajaran Polres Jepara mengambil langkah preventif dengan melakukan sterilisasi di sejumlah rumah ibadah, Rabu (13/5/2026). Upaya ini dilakukan untuk memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.
Kegiatan sterilisasi dan screening tersebut dilaksanakan oleh Satuan Samapta Polres Jepara dengan menyasar gereja-gereja yang memiliki jumlah jemaat besar, di antaranya Gereja Injili di Tanah Jawa (GITJ) Jepara dan Gereja Stella Maris.
Sterilisasi dipimpin langsung oleh Kanitpamobvit Sat Samapta Polres Jepara, Ipda Pudji Santoso. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan penyisiran menyeluruh di setiap sudut ruangan gereja menggunakan alat pendeteksi logam (metal detector), serta pemeriksaan manual guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Baca Juga: Nahas di Pecangaan Jepara, Pejalan Kaki Ditabrak Truk Saat Menyeberang, Ini Penjelasan Polisi
“Langkah ini merupakan prosedur tetap kepolisian dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Kami memastikan tidak ada benda berbahaya atau mencurigakan yang dapat mengganggu jalannya ibadah,” ujar Ipda Pudji saat dikonfirmasi.
Sterilisasi untuk Jamin Rasa Aman Jemaat
Kapolres Jepara melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya dalam momen hari besar keagamaan.
“Sesuai arahan pimpinan, kami ingin memastikan seluruh rangkaian ibadah Kenaikan Isa Almasih di wilayah Jepara berjalan aman tanpa gangguan. Kami juga berkoordinasi dengan pengamanan internal gereja untuk memperketat pengawasan terhadap jemaat,” jelasnya.
Selain sterilisasi, pihak kepolisian juga meningkatkan patroli dialogis di sekitar lokasi ibadah hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gangguan keamanan.
AKP Dwi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada. Jika menemukan hal mencurigakan, warga diminta segera melapor melalui layanan Call Center 110.
Apresiasi dari Pengurus Gereja
Langkah cepat dan preventif yang dilakukan Polres Jepara mendapat respons positif dari pihak gereja. Pengurus dan jemaat merasa lebih tenang dengan adanya pengamanan yang maksimal dari aparat kepolisian.
Candra, selaku pengelola GITJ Jepara, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh pihak kepolisian.
“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Jepara. Dengan adanya sterilisasi ini, jemaat merasa lebih aman dan nyaman untuk melaksanakan ibadah,” ujarnya.
Baca Juga: Humanis Tanpa Senjata! Kapolresta Pati Siapkan Strategi Khusus Hadapi Demo Besar Hari Ini
Hal serupa juga disampaikan oleh Maria dan Ajeng dari Gereja Stella Maris. Mereka menilai kehadiran polisi tidak hanya memberikan rasa aman secara fisik, tetapi juga ketenangan secara psikologis bagi para jemaat.
“Kami merasa lebih tenang. Terima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah membantu menjaga keamanan gereja kami,” tuturnya.
Langkah sterilisasi ini menjadi bagian dari komitmen Polres Jepara dalam menjaga toleransi antarumat beragama serta memastikan setiap warga dapat menjalankan ibadah dengan penuh rasa aman.
M8/HMS

















