Jepara, Metro8.News – Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Jepara. Kali ini, sebuah oven pengering kayu milik warga di Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, dilaporkan terbakar pada Jumat malam, 15 Mei 2026. Insiden yang terjadi saat aktivitas warga mulai menurun ini sempat menimbulkan kepanikan di sekitar lokasi.
Kebakaran tersebut terjadi di RT 08/RW 09 Desa Troso. Pemilik oven diketahui bernama Purwanto (47), warga setempat yang menjalankan usaha pengolahan kayu. Oven yang biasa digunakan untuk proses produksi tiba-tiba mengeluarkan asap tebal sebelum akhirnya muncul kobaran api yang membesar.
Diduga Dipicu Suhu Tinggi di Dalam Oven
Berdasarkan laporan awal dari petugas, kebakaran diduga kuat disebabkan oleh temperatur panas yang tidak terkendali di dalam oven pengering. Kondisi tersebut memicu percikan api yang kemudian dengan cepat menyambar material di sekitarnya.
Baca Juga: Motor Raib Saat Ditinggal Sebentar, Pelaku Curanmor Kudus Kini Dibekuk
Material kayu yang mudah terbakar mempercepat penyebaran api. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan menghanguskan sebagian area oven. Situasi ini membuat warga sekitar berupaya melakukan pemadaman seadanya sambil menunggu bantuan datang.
Respons Cepat Damkar Jepara Jinakkan Api
Laporan kejadian diterima petugas sekitar pukul 19.20 WIB. Tim pemadam kebakaran langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan tiga unit armada, yakni satu unit dari Pos Kalinyamatan dan dua unit dari Mako 113.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 19.40 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Proses berlangsung cukup intens mengingat objek yang terbakar memiliki suhu tinggi serta material mudah terbakar.
Berkat kesigapan petugas, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 20.12 WIB. Setelah itu, petugas melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Baca Juga: Kecelakaan Maut Nyaris Terjadi! Dua Pemotor Terlempar ke Jurang 100 Meter di Jalur Licin Jepara
Kerugian Capai Rp30 Juta, Beruntung Tanpa Korban Jiwa
Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar 4×6 meter persegi. Meskipun tidak ada korban jiwa maupun luka, kerugian material yang dialami korban ditaksir mencapai kurang lebih Rp30 juta.
Kerugian tersebut meliputi kerusakan pada oven pengering serta material kayu yang berada di dalamnya. Beberapa personel Damkar yang terlibat dalam penanganan ini antara lain Bagus, Harno, Heru, Sony, dan Andik.
Baca Juga: Panik! Api Tiba-Tiba Muncul dari Kamar, Rumah Warga Bangsri Jepara Terbakar
Peringatan Penting untuk Pelaku Usaha Rumahan
Peristiwa ini menjadi pengingat serius bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha rumahan yang menggunakan peralatan dengan suhu tinggi. Pengawasan terhadap kondisi alat dan kontrol temperatur menjadi hal yang sangat penting untuk mencegah kebakaran.
Selain itu, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), sistem ventilasi yang baik, serta pemeriksaan rutin peralatan sangat dianjurkan. Langkah-langkah ini bisa meminimalisir risiko sekaligus mempercepat penanganan awal sebelum petugas datang.
Waspada! Risiko Kebakaran dari Peralatan Produksi
Petugas juga mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan potensi bahaya dari aktivitas produksi berbasis panas. Dengan meningkatnya industri rumahan, kesadaran terhadap keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama.
Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Namun kerugian yang ditimbulkan cukup besar dan menjadi pelajaran penting bagi semua pihak. Kewaspadaan, pengecekan rutin, serta standar keamanan yang baik diharapkan mampu mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
M8/DMKR

















