Jepara, Metro8.News – Pagi yang seharusnya tenang berubah jadi tragedi memilukan di jalur utama Jepara–Kudus, Sabtu (30/5/26). Kecelakaan maut terjadi sekitar pukul 05.15 WIB di Jalan Jepara–Kudus, tepatnya di sebelah timur SPBU Pringtulis Turut, Desa Tunggul Pandean, Kecamatan Nalumsari.
Sebuah sepeda motor Honda Vario 150 dilaporkan menjadi korban tabrak lari oleh kendaraan yang hingga kini masih misterius. Pelaku langsung melarikan diri usai kejadian, meninggalkan dua korban tergeletak di lokasi dalam kondisi mengenaskan.
Petugas dari Polsek Nalumsari yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal dan evakuasi korban.
Baca Juga: Tragedi Dini Hari di Mayong Jepara, Motor Mendadak Berbelok Dihantam Truk Engkel
Dari insiden tersebut, dua orang menjadi korban. Satu orang dinyatakan meninggal dunia (MD), sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Mayong untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolsek Nalumsari, AKP Yoga, saat dikonfirmasi jurnalis Metro8.news pada Sabtu (30/5/2026), membenarkan peristiwa tragis tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan langkah cepat dengan berkoordinasi bersama Unit Laka Polres Jepara.
“Benar telah terjadi laka lantas tabrak lari. Saat ini kasus sudah ditangani Unit Laka Polres Jepara. Kami juga sedang melakukan pengecekan CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku,” ujar AKP Yoga.
Baca Juga: Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Pelaku Pencurian 6 Laptop SD Negeri 2 Mulyoharjo
Selain itu, barang bukti berupa sepeda motor korban telah diamankan dan diserahkan kepada Unit Laka untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, identitas pelaku tabrak lari masih dalam penyelidikan. Polisi mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini agar segera melapor.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat keras akan bahaya di jalan raya, khususnya di jalur padat seperti Jepara–Kudus yang rawan kecelakaan, terutama pada jam-jam rawan seperti dini hari hingga pagi.
Polisi juga menegaskan akan memburu pelaku hingga tertangkap dan meminta pertanggungjawaban atas hilangnya nyawa korban dalam insiden tragis ini.
M8/UCP

















