Metro8 News
Kamis, Oktober 29, 2026
  • Beranda
  • Berita
    • Berita Jepara Hari Ini
    • Nasional
    • Daerah
    • Dunia
  • Politik
  • Teknologi
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Berita Jepara Hari Ini
    • Nasional
    • Daerah
    • Dunia
  • Politik
  • Teknologi
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
Metro8 News
No Result
View All Result
Home Berita Jepara

7.000 Satlinmas Jepara Mulai Bergerak! 1 Oktober Siap Suarakan Insentif dan BPJS, Pemkab Bakal Hadapi Gelombang Aspirasi?

Metro8.News by Metro8.News
Senin, 17 Agustus 2026
in Berita Jepara
0
Satlinmas Jepara berkumpul dan melakukan konsolidasi menjelang penyampaian aspirasi

Satlinmas Jepara berkumpul dan melakukan konsolidasi menjelang penyampaian aspirasi

Jepara, Metro8.News – Momentum penurunan bendera dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-Alun Jepara, Senin (17/8/2026), menjadi lebih dari sekadar penutup rangkaian peringatan kemerdekaan.

 

Bagi Paguyuban Satlinmas Kabupaten Jepara, momentum tersebut sekaligus menjadi ajang konsolidasi untuk mematangkan persiapan menyampaikan aspirasi ribuan anggota Satlinmas pada 1 Oktober 2026.

 

Sekitar 7.000 anggota Satlinmas se-Kabupaten Jepara disebut akan dihimpun dalam satu barisan untuk menyuarakan tuntutan terkait insentif dan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga: Melihat Merah Putih Berkibar, Veteran Jepara 71 Tahun Ini Terharu dan Kenang Masa di Timor Timur

Konsolidasi itu dilakukan agar rencana penyampaian aspirasi tidak berlangsung sporadis. Paguyuban menekankan pentingnya kekompakan, koordinasi, serta satu komando agar seluruh aspirasi dapat disampaikan secara tertib dan tetap menjaga kondusivitas Jepara.

 

Ketua Paguyuban Satlinmas Kabupaten Jepara, Joko Rintono, mengatakan momentum penurunan bendera menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan menyamakan langkah di antara anggota.

 

“Ini bukan sekadar berkumpul. Kami sedang membangun kekompakan dan menyamakan langkah. Satlinmas harus satu suara ketika menyampaikan aspirasi, tetapi tetap menjaga ketertiban dan kondusivitas Jepara,” ujar Joko.

 

Mempertanyakan Perhatian terhadap Satlinmas

Menurut Joko, tuntutan yang akan disampaikan bukan semata-mata berkaitan dengan kesejahteraan pribadi anggota Satlinmas.

 

Selama ini, Satlinmas berada di tengah masyarakat dan kerap terlibat dalam berbagai kegiatan desa, membantu menjaga ketenteraman lingkungan, mendukung pengamanan kegiatan masyarakat, hingga membantu pemerintah ketika terjadi situasi sosial yang membutuhkan kehadiran mereka.

Baca Juga: Dari Desa Wonorejo ke Panggung Internasional! Muhammad Daniyal Ramadhan Bawa Nama Jepara Raih Medali Emas dan Perak di Ajang Riset Dunia

Karena itu, menurutnya, pengabdian tersebut semestinya diikuti dengan perhatian terhadap kesejahteraan dan perlindungan anggota.

Baca Juga  Breaking: Orang Jepara Terseret Kasus Debt Collector Rampas Mobil di Pati, Polisi Ungkap Modusnya

 

Pertanyaan mengenai keberpihakan anggaran pun mulai mengemuka. Paguyuban menyoroti besarnya APBD Kabupaten Jepara yang disebut berada di kisaran Rp2,5 triliun.

 

Di tengah besarnya anggaran daerah tersebut, mereka mempertanyakan belum adanya kebijakan yang dinilai secara khusus menjawab kebutuhan kesejahteraan dan perlindungan ribuan anggota Satlinmas.

 

Joko juga mengungkapkan, pihaknya telah dua kali meminta audiensi dengan Bupati Jepara. Namun, menurut dia, pertemuan tersebut belum menghasilkan dialog langsung dengan kepala daerah karena hanya ditemui oleh staf.

Baca Juga: Innalillahi! Motor Menyeberang Mendadak, Vario Tabrak Vario di Jalan Jepara-Kudus, Satu Korban Meninggal Dunia

“Kami sudah dua kali audiensi dengan Bupati, tetapi hanya ditemui para staf. Kami ingin ada kejelasan kebijakan, bukan sekadar jawaban yang tidak jelas arahnya,” katanya.

 

Ia mempertanyakan bagaimana mungkin ribuan anggota Satlinmas selalu diminta hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan, sementara ketika mereka membutuhkan perlindungan dan perhatian, persoalan tersebut dinilai belum mendapat respons yang memadai.

 

Kasus di Dongos dan Gemulung Jadi Sorotan

Joko menyebut sejumlah kejadian yang menimpa anggota Satlinmas, termasuk persoalan perlindungan di wilayah Dongos dan Gemulung, harus menjadi pelajaran penting.

 

Menurutnya, risiko tugas di lapangan tidak bisa diabaikan. Anggota Satlinmas berhadapan langsung dengan berbagai kondisi masyarakat dan situasi yang terkadang memiliki potensi risiko.

 

“Kasus anggota Linmas yang rawan perlindungan di Dongos dan Gemulung adalah pelajaran penting. Jangan sampai ketika mereka bertugas dan menghadapi risiko, tidak ada perlindungan yang jelas,” ujarnya.

Baca Juga: Malam Tirakatan HUT ke-81 RI di Desa Bantrung, Ketua DPRD Jepara Makan Bersama Warga Beralaskan Daun

Paguyuban juga menyoroti klaim bahwa dalam dua tahun terakhir bantuan bagi anggota Satlinmas yang mengalami sakit maupun meninggal dunia tidak lagi tersedia seperti sebelumnya.

Baca Juga  Drama 120 Menit! PSG Tumbangkan Arsenal Lewat Adu Penalti, Back to Back Juara Liga Champions 2026

 

Kondisi tersebut dinilai semakin memperkuat kebutuhan akan kebijakan perlindungan yang jelas dan berkelanjutan.

 

Bagi Paguyuban Satlinmas, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dipandang sebagai salah satu bentuk perlindungan yang penting bagi anggota yang menjalankan tugas di tengah masyarakat.

 

1 Oktober Dipilih Bertepatan Hari Kesaktian Pancasila

Sementara itu, Koordinator aksi 1 Oktober, Abdul Rosyid, mengatakan pemilihan tanggal tersebut bukan tanpa alasan.

 

Rencana penyampaian aspirasi dijadwalkan bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang setiap tahun diperingati pada 1 Oktober berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967.

 

Menurut Rosyid, momentum tersebut memiliki relevansi dengan keberadaan Satlinmas sebagai bagian dari masyarakat yang berada paling dekat dengan kehidupan warga di tingkat desa.

Baca Juga: Jepara Art Carnival 2026 Bikin Jalan Pemuda Lautan Manusia, Budaya Jepara Jadi Sorotan

“Satlinmas adalah bagian dari masyarakat yang selama ini berdiri paling dekat dengan persoalan keamanan dan ketertiban di tingkat bawah. Mereka hadir di desa, membantu kegiatan masyarakat, menjaga lingkungan dan mendukung terciptanya kondisi yang aman,” ujar Rosyid.

 

Ia menilai Hari Kesaktian Pancasila tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan.

 

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila juga harus tercermin dalam kebijakan pemerintah, termasuk dalam memberikan perhatian terhadap masyarakat yang selama ini ikut menjalankan fungsi perlindungan masyarakat.

 

“Kesaktian Pancasila jangan hanya dimaknai sebagai seremoni. Pancasila harus terasa dalam kehidupan sehari-hari. Sila kedua berbicara tentang kemanusiaan yang adil dan beradab, sila kelima tentang keadilan sosial,” katanya.

Rosyid menegaskan, rencana aksi tersebut bukan gerakan untuk melawan pemerintah.

 

Sebaliknya, aksi akan ditempatkan sebagai ruang bagi ribuan anggota Satlinmas untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah secara terbuka, tertib dan terkoordinasi.

Baca Juga  Operasi Besar-besaran di Jepara! Tim Gabungan Sasar Peredaran Rokok Ilegal

“Ketika ribuan anggota Satlinmas meminta perlindungan dan perhatian terhadap kesejahteraannya, di situlah nilai Pancasila diuji dalam kebijakan nyata,” tegasnya.

 

Ingin Aspirasi Sampai ke Meja Kebijakan

Dalam regulasi pemerintah, penyelenggaraan ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat merupakan bagian dari urusan pemerintahan daerah.

 

Kemendagri juga mencantumkan pemenuhan hak Satlinmas, termasuk pemberian insentif lain sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, sebagai bagian yang perlu diperhatikan pemerintah daerah.

 

Rosyid mengatakan aspirasi pada 1 Oktober nantinya akan disampaikan secara bersama-sama dan terkoordinasi.

 

“Pesannya sederhana: kami tidak meminta sesuatu yang berlebihan. Kami ingin ada perhatian dan kepastian perlindungan terhadap pengabdian Satlinmas. Kalau masyarakat membutuhkan kami setiap saat, maka ketika kami membutuhkan pemerintah, kami berharap pemerintah juga hadir,” ujarnya.

Baca Juga: NAAS! Tak Sempat Menghindar, Pick Up Hantam Scoopy yang Hendak Belok di Jalan Jepara-Kudus

Setelah konsolidasi pada momentum penurunan bendera 17 Agustus, Paguyuban Satlinmas Jepara kini mulai menghitung kekuatan dan mematangkan koordinasi.

 

Bukan untuk menunjukkan kekuasaan, tetapi untuk memperlihatkan bahwa ribuan anggota Satlinmas memiliki aspirasi yang sama.

 

1 Oktober 2026 nantinya akan menjadi momentum penting untuk melihat sejauh mana suara sekitar 7.000 anggota Satlinmas Jepara didengar dan diterjemahkan menjadi kebijakan nyata oleh Pemerintah Kabupaten Jepara.

 

M8/AR

Tags: bpjs ketenagakerjaanInsentif Satlinmasjeparametro8.newsSatlinmas Jepara
ShareTweetPin
Previous Post

Melihat Merah Putih Berkibar, Veteran Jepara 71 Tahun Ini Terharu dan Kenang Masa di Timor Timur

Next Post

Apes! Belum Mulai Lomba, Arena Panjat Pohon Pisang di Batealit Jepara Tiba-Tiba Roboh, 3 Warga Jadi Korban

Related Posts

Pembukaan Letter C sengketa tanah Muryolobo di Balai Desa Muryolobo, Jepara, dihadiri pemerintah desa, unsur kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan pihak terkait pada 28 Oktober 2026.
Berita Jepara

Letter C Sengketa Tanah Kamseh di Muryolobo Jepara Dibuka, Ahmad Sugiyanto Soroti Dugaan Kejanggalan dan Siapkan Langkah Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026
Drs. H. Junarso Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jepara dan Wakil Ketua DPRD Jepara dalam momentum Hari Sumpah Pemuda 2026.
Berita Jepara

Sumpah Pemuda 2026, Junarso Ajak Generasi Muda Jepara Jaga Persatuan dan Berani Membawa Perubahan

Rabu, 28 Oktober 2026
Petinggi Mambak Jepara Hadi Prayitno mengajak generasi muda memerangi narkoba, menaati hukum, dan menjaga persatuan pada Hari Sumpah Pemuda ke-98.
Berita Jepara

Beda Pilihan Jangan Bermusuhan! Pesan Tegas Petinggi Mambak Jepara di Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ajak Pemuda Perangi Narkoba dan Taat Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026
Santri Mayong Jepara diduga menjadi korban pengeroyokan 10 teman hingga mengalami luka serius dan menjalani perawatan di rumah sakit.
Berita Jepara

Berawal dari Candaan, Berujung Petaka! Santri di Mayong Jepara Diduga Dikeroyok 10 Teman hingga Luka Serius

Selasa, 27 Oktober 2026
Mobil Colt TSS menabrak gapura Pemdes dan merusak pagar sekolah di Desa Sidi Gede, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara.
Berita Jepara

Sudah Sebulan! Gapura Pemdes dan Pagar Sekolah di Sidi Gede Jepara Rusak Ditabrak Colt TSS, Tanggung Jawab Pemilik Mobil Disorot

Selasa, 27 Oktober 2026
Geger Tambang Tanah Uruk di Jepara! Galian Sedalam 8 Meter, 4 Truk Dipergoki Tim Gabungan
Berita Jepara

Geger Tambang Tanah Uruk di Jepara! Galian Sedalam 8 Meter, 4 Truk Dipergoki Tim Gabungan

Selasa, 27 Oktober 2026
Next Post
Arena panjat pohon pisang roboh di Batealit Jepara dan menimpa warga

Apes! Belum Mulai Lomba, Arena Panjat Pohon Pisang di Batealit Jepara Tiba-Tiba Roboh, 3 Warga Jadi Korban

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkini

Bikin Geger Pati! Remaja 14 Tahun Diduga Dicabuli di Kamar Mandi Masjid, Pria Asal Blora Ditangkap Warga Saat Cari Mangsa Baru

by Metro8.News
Rabu, 28 Oktober 2026
0
Ilustrasi kartun penanganan kasus dugaan pencabulan remaja di Pati oleh pihak kepolisian.

Pati, Metro8.News - Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur menggemparkan Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Seorang pria berusia...

Read more

Letter C Sengketa Tanah Kamseh di Muryolobo Jepara Dibuka, Ahmad Sugiyanto Soroti Dugaan Kejanggalan dan Siapkan Langkah Hukum

by Metro8.News
Rabu, 28 Oktober 2026
0
Pembukaan Letter C sengketa tanah Muryolobo di Balai Desa Muryolobo, Jepara, dihadiri pemerintah desa, unsur kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan pihak terkait pada 28 Oktober 2026.

Jepara, Metro8.News - Pemerintah Desa Muryolobo, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, akhirnya membuka dokumen Letter C yang berkaitan dengan sengketa tanah...

Read more

Sumpah Pemuda 2026, Junarso Ajak Generasi Muda Jepara Jaga Persatuan dan Berani Membawa Perubahan

by Metro8.News
Rabu, 28 Oktober 2026
0
Drs. H. Junarso Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jepara dan Wakil Ketua DPRD Jepara dalam momentum Hari Sumpah Pemuda 2026.

Jepara, Metro8.News - Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026), menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat gotong royong, dan mendorong...

Read more

Beda Pilihan Jangan Bermusuhan! Pesan Tegas Petinggi Mambak Jepara di Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ajak Pemuda Perangi Narkoba dan Taat Hukum

by Metro8.News
Rabu, 28 Oktober 2026
0
Petinggi Mambak Jepara Hadi Prayitno mengajak generasi muda memerangi narkoba, menaati hukum, dan menjaga persatuan pada Hari Sumpah Pemuda ke-98.

Jepara, Metro8.News - Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada 28 Oktober 2026 menjadi pengingat penting bagi generasi muda dan...

Read more

Bejat! Gadis 14 Tahun di Pati Diduga Diperkosa Ayah dan Kakak Tiri Selama 2 Tahun, Rekaman Video Jadi Alat Ancaman

by Metro8.News
Rabu, 28 Oktober 2026
0
Konferensi pers Polresta Pati terkait kasus dugaan kekerasan seksual terhadap gadis 14 tahun yang diduga dilakukan ayah tiri dan kakak tiri selama dua tahun.

Pati, Metro8.News - Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mengungkap kisah memilukan. Seorang gadis berusia...

Read more

Berawal dari Candaan, Berujung Petaka! Santri di Mayong Jepara Diduga Dikeroyok 10 Teman hingga Luka Serius

by Metro8.News
Selasa, 27 Oktober 2026
0
Santri Mayong Jepara diduga menjadi korban pengeroyokan 10 teman hingga mengalami luka serius dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Jepara, Metro8.News - Seorang santri di Pondok Pesantren Manbaul Ulum, Kedung Ombo, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga menjadi...

Read more

Sudah Sebulan! Gapura Pemdes dan Pagar Sekolah di Sidi Gede Jepara Rusak Ditabrak Colt TSS, Tanggung Jawab Pemilik Mobil Disorot

by Metro8.News
Selasa, 27 Oktober 2026
0
Mobil Colt TSS menabrak gapura Pemdes dan merusak pagar sekolah di Desa Sidi Gede, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara.

Jepara, Metro8.News - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil Colt TSS di Desa Sidi Gede, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, menjadi...

Read more

Geger Tambang Tanah Uruk di Jepara! Galian Sedalam 8 Meter, 4 Truk Dipergoki Tim Gabungan

by Metro8.News
Selasa, 27 Oktober 2026
0
Geger Tambang Tanah Uruk di Jepara! Galian Sedalam 8 Meter, 4 Truk Dipergoki Tim Gabungan

Jepara, Metro8.News - Aktivitas penambangan tanah uruk di Desa Gemiring Lor, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, menjadi sorotan setelah tim terpadu...

Read more

Pengisian 2 Formasi Perangkat Desa Bandungrejo Jepara, Pemdes Tegaskan Proses Transparan dan Terbuka

by Metro8.News
Selasa, 27 Oktober 2026
0
Pengisian dua formasi perangkat Desa Bandungrejo, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara, berlangsung transparan dan terbuka.

Jepara, Metro8.News - Pemerintah Desa Bandungrejo, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, membuka pengisian dua formasi jabatan perangkat desa. Proses yang berlangsung...

Read more

Miris! Motor Keluarga Diduga Digadaikan Tanpa Izin demi Judi Online, Usaha Penggadaian di Welahan Disorot, Aparat Diminta Bertindak

by Metro8.News
Selasa, 27 Oktober 2026
0
Ilustrasi dampak judi online di Welahan Jepara, motor keluarga diduga digadaikan tanpa izin dan usaha penggadaian menjadi sorotan warga.

Jepara, Metro8.News - Kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya perjudian online kembali mencuat. Kali ini, warga di wilayah Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara,...

Read more
Prev Next
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2026 Metro8 News - Metro8 News Media Online Terpercaya by Metro8 News.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Berita Jepara Hari Ini
    • Nasional
    • Daerah
    • Dunia
  • Politik
  • Teknologi
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup

© 2026 Metro8 News - Metro8 News Media Online Terpercaya by Metro8 News.