Jepara, Metro8.News – Kebakaran melanda lahan sekaligus gudang garam di Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Selasa (25/8/2026) siang.
Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar panik. Api diketahui muncul setelah adanya aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi.
Berdasarkan laporan petugas pemadam kebakaran, lokasi kebakaran berada di wilayah RT 003/RW 002, Desa Kedungmalang. Area yang terbakar diperkirakan memiliki luas sekitar 10 x 20 meter persegi.
Informasi mengenai kebakaran tersebut diterima petugas pada pukul 13.44 WIB. Tim kemudian bergerak menuju lokasi menggunakan satu unit mobil pemadam dari Pos Kalinyamatan.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 13.59 WIB dan langsung melakukan penanganan agar api tidak semakin meluas.
Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah dilakukan pendinginan dan pemeriksaan, kebakaran dinyatakan berhasil diatasi.
Berawal dari Pembakaran Sampah
Tim Damkar saat dikonfirmasi Metro8.news membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.
Berdasarkan keterangan awal yang diterima petugas, sumber api diduga berasal dari pembakaran sampah yang kemudian merembet hingga membakar lahan dan gudang garam.
“Sudah teratasi dan tidak ada korban jiwa,” demikian laporan petugas pemadam kebakaran.
Baca Juga: Bakar Sampah Berujung Petaka! Semak di Gudang TTBKA Jambu Barat Jepara Terbakar, Damkar Berjibaku
Dalam penanganan tersebut, tiga personel Damkar, yakni Putra, Aldi, dan Taufik, diterjunkan ke lokasi menggunakan satu unit pemadam dari Pos Kalinyamatan.
Sementara itu, kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Petugas mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan api saat melakukan pembakaran sampah, terlebih ketika berada di dekat lahan kering, gudang, atau material yang mudah terbakar.
Kebakaran yang bermula dari pembakaran sampah dapat dengan cepat meluas apabila kondisi lingkungan mendukung dan api tidak segera dikendalikan.
M8/UCP

















