Jepara, Metro8.News – Aksi kekerasan brutal menggegerkan warga Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Seorang pria diduga nekat melakukan pembacokan terhadap dua orang berbeda lokasi hanya dalam rentang waktu satu malam.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa malam (5/5/2026) dan kini masih dalam penanganan intensif pihak kepolisian Polres Jepara.
Kronologi Kejadian: Dua Lokasi Jadi Sasaran
Kasatreskrim Polres Jepara AKP M. Faizal Wildan Umar Rela mengungkapkan pelaku berinisial AG alias Menggeng, warga Desa Purwogondo, Kecamatan Kalinyamatan, diduga dalam kondisi mabuk saat menjalankan aksinya.
Korban pertama adalah Sandi Alamsyah (35), warga Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Welahan. Sekitar pukul 23.00 WIB, pelaku datang bersama rekannya mengendarai sepeda motor Honda Vario putih.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Penjual Es Degan di Mayong Jepara Bersimbah Darah, Diduga Jadi Korban Penusukan
Tanpa banyak percakapan, pelaku tiba-tiba mengayunkan sebilah parang ke arah korban dan mengenai tangan kiri Sandi. Usai melakukan aksinya, pelaku langsung meninggalkan lokasi.
“Antara korban dan pelaku sudah saling kenal. Diduga pelaku dalam pengaruh minuman keras,” ujar AKP Wildan.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek pada tangan kiri dan kini telah menjalani perawatan di RSI Sunan Kudus.
Serangan Berlanjut ke Lokasi Kedua
Belum puas, pelaku bersama rekannya kemudian bergerak ke arah Kalinyamatan. Dalam perjalanan, keduanya sempat mengejar seorang pria tak dikenal hingga masuk wilayah Desa Manyargading.
Sekitar pukul 23.30 WIB, insiden kembali terjadi. Rico Restya Aji (23) yang saat itu sedang duduk bersama teman-temannya di depan rumah warga RT 3 RW 1 Desa Manyargading menjadi korban berikutnya.
Saat pelaku datang membawa parang sambil mencari seseorang, Rico mencoba melerai situasi. Namun niat baik tersebut justru berujung tragis.
Baca Juga: Innalillahi, Dua Hari Tak Keluar Rumah, Warga Jati Kudus Ditemukan Tak Bernyawa di Lantai
“Pelaku langsung membacok korban Rico hingga mengenai bagian kaki kanan,” jelas polisi.
Akibat sabetan parang tersebut, Rico mengalami luka robek di bawah lutut dengan panjang sekitar 6 cm dan harus mendapatkan perawatan medis.
Pelaku Masih Buron
Setelah melakukan dua aksi kekerasan dalam satu malam, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran intensif.
“Kami sudah menerima laporan dari para korban dan masih melakukan penyelidikan serta pencarian terhadap pelaku,” tegas AKP Wildan.
Warga Diminta Waspada
Peristiwa ini menimbulkan keresahan di kalangan warga Kalinyamatan dan Welahan. Polisi mengimbau masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari dan aktivitas di ruang terbuka.
M8/HMS

















