Jepara, Metro8.News – Konektivitas transportasi laut Jepara–Karimunjawa mendapat penguatan baru. Pelabuhan Kartini Jepara resmi mengoperasikan fasilitas baru bersamaan dengan launching kapal Express Bahari 7G, Jumat (4/9/2026).
Kapal tersebut disiapkan untuk mendukung pelayanan rute Jepara–Karimunjawa sebanyak tujuh kali dalam sepekan. Kehadirannya diharapkan semakin memudahkan mobilitas masyarakat sekaligus memberikan akses yang lebih baik bagi wisatawan menuju Kepulauan Karimunjawa.
Peresmian dan launching berlangsung di Pelabuhan Kartini Jepara dan dihadiri sejumlah unsur pemerintahan, pelabuhan serta pihak operator kapal.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tarian selamat datang. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Jepara.
Sejumlah pihak yang hadir di antaranya Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUP) Jepara S. Ilham Darmadi, Direktur PT Pelayaran Sakti Inti Makmur Kurmin Halim, S.H., serta Kepala Kejaksaan Negeri Jepara Agung Bagus Kade Kusimantara, S.H., M.H., Sekda Jepara Ary Bachtiar, Kepala Dinas Perhubungan Deni Hendarko.
Kajari Jepara Mewakili Bupati Mas Wiwit
Dalam agenda tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Jepara Agung Bagus Kade Kusimantara, S.H., M.H., hadir mewakili Bupati Jepara Witiarso Utomo (Mas Wiwit).
Agung juga menyampaikan sambutan dalam peresmian pengoperasian fasilitas Pelabuhan Kartini Jepara dan launching Express Bahari 7G.
Kehadiran Agung mewakili Bupati Jepara menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan konektivitas transportasi laut.
Dalam sambutannya, Agung menyampaikan bahwa peningkatan konektivitas transportasi laut diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain mendukung mobilitas, konektivitas tersebut juga berkaitan dengan perkembangan sektor pariwisata dan perekonomian di Karimunjawa.
KUP Jepara: Bukan Sekadar Seremoni
Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUP) Jepara S. Ilham Darmadi menyebut pengoperasian fasilitas Pelabuhan Kartini dan hadirnya Express Bahari 7G sebagai momentum penting bagi Kabupaten Jepara.
Menurut Ilham, peningkatan fasilitas transportasi laut merupakan bagian dari upaya memperbaiki pelayanan sekaligus memperkuat konektivitas Jepara–Karimunjawa.
“Ini menjadi momentum yang istimewa bagi Kabupaten Jepara, khususnya dalam upaya meningkatkan pelayanan serta mendukung konektivitas transportasi laut,” ujar S. Ilham Darmadi.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut bukan hanya seremoni.
“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi bagian dari langkah bersama untuk menghadirkan fasilitas transportasi yang semakin baik, aman, nyaman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ilham berharap pengoperasian fasilitas baru dan Express Bahari 7G dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.
Peningkatan layanan transportasi laut juga diharapkan ikut menunjang aktivitas pariwisata dan perekonomian Karimunjawa.
Express Bahari 7G Layani 7 Kali dalam Sepekan
Direktur PT Pelayaran Sakti Inti Makmur Kurmin Halim, S.H., mengatakan Express Bahari 7G merupakan kapal terbaru yang diperuntukkan bagi pelayanan di Jepara.
Ia menyebut kapal tersebut menggunakan teknologi terbaru dan canggih.
“Terima kasih untuk semuanya. Kapal terbaru ini diperuntukkan di Jepara dan dengan teknologi terbaru dan canggih,” ujar Kurmin Halim.
Kurmin berharap Express Bahari 7G dapat memberikan pelayanan transportasi yang aman, nyaman dan cepat bagi masyarakat.
“Semoga Express Bahari 7 ini bisa menunjang transportasi Jepara-Karimunjawa, supaya bisa menunjang transportasi yang aman, nyaman dan cepat,” katanya.
Tak hanya soal armada, Kurmin juga memastikan frekuensi pelayanan yang akan diberikan.
“Seminggu tujuh kali pelayanan Jepara-Karimunjawa dengan kapal Express Bahari 7G ini,” ungkapnya.
Artinya, masyarakat dan wisatawan mendapatkan pilihan perjalanan laut yang lebih rutin untuk mengakses Karimunjawa dari Jepara.
Dishub Jepara: Ada Dua Agenda Express Bahari
Di sela-sela acara, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jepara Deni Hendarko, S.Sos., M.M., memberikan keterangan kepada jurnalis Metro8.news terkait launching Express Bahari yang berlangsung pada hari ini.
Deni berharap hadirnya armada tersebut dapat membantu memperkuat konektivitas transportasi laut.
Ia juga menyampaikan harapan agar transportasi antardaerah semakin lancar.
“Jadi mudah-mudahan bisa membantu di dalam transportasi antara Karimun, Jawa dan Sumatera lebih lancar,” katanya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pengembangan layanan Express Bahari diharapkan memiliki dampak terhadap konektivitas transportasi laut yang lebih luas.
November 2026 Bakal Ada Kapal Baru
Penguatan armada Express Bahari diproyeksikan berlanjut. Kurmin menyampaikan rencana menghadirkan unit kapal baru pada November 2026.
“Insyaallah bulan November 2026 bakal ada kapal unit baru,” ujar Kurmin.
Rencana tersebut diharapkan semakin memperluas pilihan layanan transportasi laut dari Jepara dan mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat.
Dorong Pariwisata Karimunjawa
Bagi Karimunjawa, transportasi laut memiliki peran penting karena menjadi salah satu akses utama menuju kawasan kepulauan tersebut.
Kehadiran Express Bahari 7G dengan pelayanan tujuh kali dalam sepekan diharapkan memberikan kemudahan bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke Karimunjawa.
Bagi masyarakat dan pelaku usaha, konektivitas yang semakin baik juga berpotensi mendukung pergerakan ekonomi. Arus wisatawan yang lebih mudah diharapkan ikut memberikan dampak terhadap penginapan, kuliner, transportasi lokal, UMKM dan berbagai sektor usaha lainnya.
Pengoperasian fasilitas baru Pelabuhan Kartini Jepara sekaligus menjadi langkah untuk memperkuat peran pelabuhan sebagai salah satu pintu transportasi laut menuju Karimunjawa.
Dengan hadirnya Express Bahari 7G dan rencana penambahan kapal baru pada November 2026, penguatan konektivitas tersebut diharapkan terus berlanjut.
Bagi masyarakat Jepara dan Karimunjawa, peningkatan layanan ini bukan sekadar penambahan armada, tetapi menyangkut akses perjalanan yang lebih mudah serta dukungan terhadap aktivitas ekonomi dan pariwisata.
M8/UCP

















