Jepara, Metro8.News – Beredar unggahan video tik tok yang memperlihatkan seorang pria diduga oknum pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara bersama oknum LSM datangi lokasi galian c milik TB di wilayah Gerdu, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, viral di media sosial.
Di duga video tersebut di ambil pada Kamis, 03 September 2026
dalam video yang beredar, terlihat sejumlah orang sedang berada di lokasi galian c yang di duga ilegal kedatangan mereka menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan adanya permintaan sejumlah uang kepada pemilik galian c ilegal.
Awak media mencoba melakukan penelusuran dan meminta keterangan kepada seseorang berinisial SMN yang mengetahui peristiwa di galian milik TB terkait kedatangan pegawai DLH dengan sejumlah orang dalam video tersebut.
SMN membenarkan bahwa galian c milik TB didatangi oleh sejumlah orang dari keterangan SMN kedatangan mereka disebut meminta uang sebesar 20 juta.
Seorang pekerja berinisial GRB yang ada di lokasi galian c milik TB membenarkan memang pada hari kamis galian C milik TB di datangi sejumlah orang dari dinas dan oknum yang mengaku LSM meminta uang saku dengan nominal yang besar tetapi tidak diberi karena nominal nya banyak dan saat itu lagi tidak ada uang karena di tolak oknum yang mengaku LSM mengancam akan menutup galian bahkan sempat menutup jalan umum dengan memarkir mobil di tengah jalan dan mengintrogasi TB serta menanyakan siapa saja yang bekerja pada hari itu.
“Memang ada sejumlah orang datang kesini dan minta sejumlah uang kalau tidak diberi katanya akan ditutup.” Ujarnya sabtu 05/09/2026.
Namun demikian terkait permintaan uang 20 juta tersebut masih perlu di cek kebenaran nya dan klarifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak yang ada dalam video tersebut.
Menindak lanjuti viral nya video tersebut awak media bersama ketua Kawali DPD Jepara Aditya menemui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jepara Rini Padmini untuk konfirmasi mengenai sosok pegawai yang ada dalam video viral tersebut.
Rini membenarkan bahwa pria dalam video tersebut merupakan pegawai DLH
“Iya, itu pegawai DLH pak Nafik.” Tuturnya pada awak media pada Senin 07/09/2026
Hasil konfirmasi tersebut semakin memperkuat bahwa sosok yang berada di video yang beredar di media sosial Tik Tok adalah benar oknum pegawai DLH Kabupaten Jepara.
Namun demikian hal tersebut masih perlu diklarifikasi secara menyeluruh, termasuk mengenai tujuan kedatangan, sejumlah orang tersebut dan kapasitas Nafik saat itu, siapa saja yang ikut di lokasi serta apa kewenangan nya apakah benar ada permintaan sejumlah uang pada pemilik galian.
Viralnya video tersebut banyak menuai sorotan di masyarakat terkait prosedur pengawasan dan penindakan serta siapa saja yang memiliki wewenang menghentikan aktivitas galian c ilegal di Kabupaten Jepara.
Jika kedatangan oknum pegawai DLH dan rombongan tersebut merupakan bagian dari kegiatan rutin dinas tentunya harus di lengkapi surat tugas dan petugas yang datang merupakan tim MBLB tanpa harus melibatkan pihak lain yang tidak berkompeten.
Saat di klarifikasi awak media Kabid P 4 DLH Jepara Nafik menjelaskan terkait kronologi kedatangan nya ke lokasi galian milik TB, Nafik menerangkan bahwa kedatangan nya ke lokasi galian c milik TB karena di hubungi oleh seseorang berinisial (JKR) bersama teman temannya di minta untuk menindak galian c milik TB.
Terkait ada nya permintaan sejumlah uang ke pemilik galian Nafik mengatakan “Saya tidak tahu soal adanya permintaan uang 20 juta saya datang ke lokasi setelah di telephon oleh JKR di minta datang ke lokasi untuk menindak adanya aktifitas galian C ilegal.” Ungkapnya. Selasa 08/09/2026.
Kini publik menunggu langkah tegas dari pemerintah Kabupaten Jepara untuk menertibkan galian c ilegal serta oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang di duga melakukan pemerasan pada pemilik galian c ilegal.
M8/GN.Jpr

















