Jepara, Metro8.News – Warga Perumahan SBA, Desa Sengon Bugel, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, digegerkan dengan penemuan seorang perempuan lanjut usia (lansia) dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.
Korban diketahui bernama ES perempuan berusia 66 tahun. Jenazah pertama kali ditemukan oleh pihak keluarga yang datang untuk menjenguk setelah sekitar dua bulan tidak mendapatkan kabar dari korban.
Peristiwa tersebut dibenarkan oleh anggota Polsek Mayong saat dikonfirmasi jurnalis Metro8.news.
Anggota Polsek Mayong mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya warga yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.
Dua Bulan Tak Terhubung Keluarga
Berdasarkan keterangan keluarga, almarhumah sudah sekitar dua bulan tidak berkomunikasi dengan keluarga.
Salah satu anak perempuan korban mengatakan, sebelumnya keluarga telah meminta almarhumah untuk tinggal bersama anaknya yang berdomisili di Desa Troso, Kecamatan Pecangaan.
Namun, korban disebut tetap memilih tinggal sendiri di rumahnya yang berada di Perumahan SBA, Sengon Bugel.
“Sebelumnya almarhum sudah diminta untuk tinggal bersama anaknya yang berdomisili di Desa Troso, Pecangaan. Namun masih kekeh ingin tinggal sendiri di rumah tersebut,” ujar salah satu anak perempuan almarhumah.
Keluarga yang datang untuk menjenguk kemudian menemukan korban sudah tergeletak di ruang tamu dalam kondisi meninggal dunia.
Saat ditemukan, kondisi jenazah telah mengalami pembusukan.
Jenazah Dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Mayong
Setelah dilakukan penanganan di lokasi, pihak keluarga membawa jenazah ke RS PKU Muhammadiyah Mayong untuk proses penyucian sebelum selanjutnya dimakamkan.
Pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian almarhumah. Mereka berharap seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan kekuatan menghadapi kehilangan tersebut.
Sementara itu, anggota Polsek Mayong, Bagus mengimbau masyarakat agar selalu menjaga komunikasi dan kepedulian terhadap warga di lingkungan tempat tinggal.
Menurutnya, komunikasi antarwarga sangat penting, terutama di lingkungan perumahan, sehingga kondisi warga dapat lebih mudah diketahui dan dipantau.
Ia berharap masyarakat tidak hanya hidup berdampingan, tetapi juga membangun kepedulian dan komunikasi yang baik antarwarga.
“Dengan komunikasi yang baik antarwarga, diharapkan tercipta suasana yang harmonis dan hubungan rukun tetangga yang semakin erat,” imbau Bagus.
Peristiwa penemuan lansia meninggal dunia di Perumahan SBA Sengon Bugel ini menjadi pengingat pentingnya menjaga komunikasi antara keluarga dan lingkungan sekitar, terutama terhadap warga lanjut usia yang tinggal seorang diri.
Metro8.news akan terus memperbarui informasi apabila terdapat keterangan resmi terbaru dari pihak kepolisian maupun keluarga korban.
M8/UCP

















