Jepara, Metro8.News – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan pengajian umum sekaligus haul ke-7 KH. Maimoen Zubair dan haul ke-20 KH. Ahmad Dalhar yang digelar di halaman Pondok Pesantren Al Asyhar, Desa Batealit, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026) malam.
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, perangkat Desa Batealit, santri, hingga jamaah dari berbagai daerah yang datang untuk mendoakan para ulama serta mempererat tali silaturahmi.
Acara diawali dengan pembacaan tahlil dan doa bersama, dilanjutkan lantunan ayat suci Al-Qur’an serta sholawat yang semakin menambah nuansa religius dan kekhusyukan.
Dalam sambutannya, pimpinan pondok pesantren, KH. Imron Masyhadi, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan haul sebagai bentuk penghormatan kepada para guru yang telah berjasa dalam membimbing umat.
Menurutnya, haul tidak sekadar menjadi ajang mengenang para ulama yang telah wafat, tetapi juga sebagai momentum untuk meneladani perjuangan, keikhlasan, dan akhlak mereka dalam berdakwah serta mendidik generasi santri. Ia berharap ilmu yang telah diwariskan dapat terus mengalir sebagai amal jariyah.
KH. Imron juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah, santri, alumni, tokoh masyarakat, serta para habaib dan kiai yang telah hadir. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan, meningkatkan kualitas ibadah, dan meneruskan perjuangan para ulama dengan akhlak yang baik serta semangat menuntut ilmu.
Baca Juga: Jepara Dihebohkan Isu Pocong, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya dan Beri Imbauan Penting
Sementara itu, dalam tausiyahnya, KH. Rizal Nurrudin dari Demak mengingatkan pentingnya menjaga akhlak, ilmu, serta adab kepada guru. Ia menegaskan bahwa keberkahan hidup dapat diraih melalui sikap hormat kepada ulama dan orang tua.
“Haul ini bukan hanya mengenang, tetapi juga meneladani perjuangan para guru dalam menyebarkan ilmu dan dakwah kepada masyarakat,” ujarnya di hadapan jamaah.
Pesan serupa disampaikan oleh Habib Syarif Al Hamid yang turut hadir. Ia mengajak jamaah untuk terus memperkuat ukhuwah Islamiyah dan memperbanyak amal kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita harus melanjutkan perjuangan para ulama dengan menjaga persatuan, memperbanyak sholawat, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” tuturnya.
Kegiatan pengajian dan haul berlangsung tertib hingga akhir acara, yang kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, keberkahan, serta kemajuan masyarakat.
M8/ARIS P

















