Jepara, Metro8.News – Insiden kebakaran mendadak terjadi saat acara hajatan pernikahan di Desa Pekalongan, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Rabu (3/6/2026) malam. Peristiwa ini sempat viral di media sosial, khususnya melalui status WhatsApp warga dan Facebook.
Kapolsek Batealit AKP Khasin Faiz saat dikonfirmasi jurnalis Metro8.News Kamis (4/6/26) membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, kobaran api berasal dari tabung gas yang digunakan di stan prasmanan.
Baca Juga: Fakta Mengerikan! Axsyal Rendy Saputra Ditemukan Tewas di Sawah Jepara, Ini Penjelasan Forensik
“Peristiwa terjadi Rabu malam (3/6/26) sekitar pukul 19.30 WIB saat proses penggantian tabung gas. Ketika kompor dinyalakan, tiba-tiba muncul kobaran api di meja bakso,” jelasnya.
Pemilik hajatan diketahui bernama Siti Muzaro’ah (49), warga Desa Pekalongan RT 05/02. Saat kejadian, suasana acara tengah ramai oleh tamu undangan.
Berdasarkan keterangan saksi, api sempat membesar karena upaya pemadaman awal dilakukan dengan menyiram air, yang justru memperbesar kobaran. Beruntung, warga dengan sigap mengambil tindakan cepat dengan menutup api menggunakan kain basah.
Baca Juga: Masalah Limbah Disorot! BGN Setop 9 Dapur MBG di Jepara, Ribuan Siswa Terdampak
“Sekitar tiga menit, api berhasil dipadamkan secara manual oleh warga,” tambah Kapolsek.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, beberapa bagian perlengkapan hajatan seperti taplak meja dan kain penutup tenda mengalami kerusakan akibat terbakar.
Kerugian materiil ditaksir sekitar Rp200 ribu.
Menariknya, setelah api berhasil dipadamkan, kegiatan hajatan tetap dilanjutkan seperti biasa. Bahkan, peralatan seperti kompor dan tabung gas masih digunakan kembali untuk melayani tamu.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan tabung gas, terutama saat acara besar yang melibatkan banyak orang.
M8/UCP

















