Jepara, Metro8.News – Sebuah insiden kebakaran terjadi di sebuah usaha pengeringan kayu yang berlokasi di Desa Sekuro, RT 05 RW 01, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, pada Rabu (06/05/2026) pagi. Peristiwa tersebut sempat mengejutkan warga sekitar karena api muncul secara tiba-tiba dan dengan cepat membesar di area oven pengering kayu.
Kebakaran diketahui pertama kali sekitar pukul 05.46 WIB. Warga yang melihat kepulan asap tebal dari lokasi langsung melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran. Tidak berselang lama, satu unit mobil pemadam dari Pos Bangsri segera dikerahkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pemadaman.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 05.56 WIB, petugas langsung melakukan penanganan intensif. Api yang membakar bagian oven pengering kayu diketahui sudah cukup besar dan merambat ke beberapa bagian material kayu di sekitarnya yang mudah terbakar, sehingga proses pemadaman membutuhkan waktu cukup lama.
Baca Juga: Viral Isu Penculikan Anak di Jepara, Polisi Tegaskan Hoaks: Warga Diminta Tak Panik
Petugas pemadam kebakaran yang terlibat dalam penanganan tersebut di antaranya Rolis dan Didik M, yang bersama tim langsung melakukan penyemprotan air secara berkelanjutan untuk mengendalikan kobaran api. Setelah hampir dua jam berjibaku di lokasi, api akhirnya berhasil dipadamkan secara total pada pukul 07.45 WIB.
Berdasarkan keterangan awal di lapangan, sumber api diduga berasal dari oven pengering kayu yang mengalami peningkatan suhu atau temperatur terlalu tinggi. Kondisi tersebut diduga memicu terjadinya overheat hingga akhirnya menimbulkan percikan api yang kemudian membesar dan membakar seluruh area mesin pengering.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap pendalaman lebih lanjut. Petugas terkait masih melakukan pendataan serta pemeriksaan untuk memastikan apakah terdapat faktor teknis lain yang turut memicu terjadinya kebakaran tersebut.
Pemilik usaha diketahui bernama Robi Julianto (40), warga Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo, Jepara. Saat kejadian, pemilik berada dalam kondisi sehat dan tidak mengalami luka sedikit pun. Beruntung, dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.
Namun demikian, kerugian materiil diperkirakan cukup besar. Berdasarkan perhitungan sementara di lokasi kejadian, total kerugian akibat kebakaran oven pengering kayu tersebut mencapai sekitar Rp100.000.000. Kerugian tersebut mencakup kerusakan mesin oven, material kayu yang terbakar, serta peralatan pendukung lainnya di sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga: Diajak Teman Jualan, Siswi MTs di Jepara Hilang Sejak 29 April! Keluarga Minta Bantuan
Kebakaran ini juga sempat menarik perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi untuk melihat langsung proses pemadaman. Petugas sempat melakukan pengamanan area agar proses pemadaman dapat berjalan lancar dan tidak mengganggu keselamatan warga.
Pihak pemadam kebakaran mengimbau agar pelaku usaha yang menggunakan mesin berbasis panas tinggi seperti oven pengering kayu untuk lebih memperhatikan standar operasional dan keamanan peralatan. Hal ini penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali di kemudian hari.
Hingga proses pemadaman selesai, situasi di lokasi kejadian dinyatakan aman dan kondusif. Sisa-sisa material yang terbakar masih dalam proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Peristiwa kebakaran ini menjadi pengingat penting bagi pelaku usaha di sektor pengolahan kayu agar selalu melakukan pengecekan rutin terhadap mesin produksi, terutama yang melibatkan suhu tinggi, guna menghindari risiko kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar.
Dengan kejadian ini, aparat setempat berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan kerja dan standar operasional peralatan industri semakin meningkat, sehingga potensi kebakaran dapat diminimalisir di masa mendatang.
M8/UCP

















