Jepara, Metro8.News – Momentum bersejarah akhirnya tiba. Setelah penantian panjang sejak 2018, Pasar Rakyat Modern Bangsri resmi dibuka dan langsung diisi oleh ribuan pedagang dari pasar lama. Peresmian dilakukan oleh Wakil Bupati Jepara, M. Ibnu Hajar, mewakili Bupati Witiarso Utomo, dalam suasana meriah dan penuh harapan Rabu 29 April 2026.
Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda, Sekda Jepara Ary Bachtiar, para kepala OPD, serta sejumlah tamu undangan. Peresmian ini menjadi simbol dimulainya babak baru kebangkitan ekonomi masyarakat, khususnya di Kecamatan Bangsri.
Dalam sambutannya, M. Ibnu Hajar mengungkapkan rasa syukur atas terealisasinya pembangunan pasar yang telah lama dinantikan.
“Alhamdulillah, setelah penantian panjang, Pasar Bangsri Baru akhirnya resmi dibuka. Ini langkah besar untuk mendorong perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Autopsi Ungkap Fakta Mengejutkan! Pria di Jepara Tewas Bukan Dibunuh, Ini Penyebab Sebenarnya
Ia juga berpesan kepada para pedagang untuk menjaga kebersihan, merawat fasilitas pasar, serta terus berkoordinasi dengan dinas terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup, agar pasar tetap nyaman dan berkelanjutan.
Pasar Rakyat Modern Bangsri sendiri berdiri di atas lahan sekitar dua hektare, dengan luas bangunan kurang lebih 800 meter persegi. Sebanyak 1.354 tempat usaha telah disiapkan dan kini seluruhnya telah ditempati oleh pedagang dari pasar lama.
Adapun rinciannya meliputi 116 kios depan, 336 lapak kering, 688 lapak dalam, 180 lapak basah, serta 84 lapak onderdil. Penataan ini dirancang untuk menciptakan pasar yang lebih tertib, nyaman, dan mampu menarik minat pembeli.
Baca Juga: Terungkap! Mayat Misterius di Pesisir Jepara Ternyata Warga Ujungbatu, Ini Identitasnya
Ketua Paguyuban Pasar Bangsri Baru, Nurkholis, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jepara, khususnya Kepala Disperindag Anjar Jambore Widodo, atas keberhasilan proses relokasi yang berjalan lancar tanpa konflik berarti.
Sementara itu, Kepala Desa Bangsri, Sunaryo, menegaskan bahwa perpindahan ini menjadi momentum kebangkitan ekonomi rakyat.
“Harapan kita dengan pindah ke pasar baru ini, pasar benar-benar bisa hidup kembali, mengangkat ekonomi pedagang, dan mensukseskan program Bupati dalam meningkatkan UMKM di Kabupaten Jepara,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas kebijakan pemerintah daerah yang memberikan kios secara gratis atau hibah murni kepada pedagang lama. Hal ini dinilai sebagai bentuk dukungan nyata bagi pelaku usaha kecil untuk bangkit, Terangnya Pada Jurnalis Metro8.News.
Di balik peresmian ini, tersimpan optimisme besar. Para pedagang meyakini, dengan konsep pasar rakyat modern yang lebih tertata, bersih, dan representatif, roda ekonomi akan kembali berputar. Aktivitas jual beli diharapkan meningkat, minat pembeli kembali tumbuh, dan UMKM semakin berkembang.
Namun demikian, sejumlah catatan tetap menjadi perhatian. Di antaranya peningkatan penerangan serta optimalisasi sistem keamanan berbasis CCTV agar kenyamanan dan keamanan pasar semakin terjamin.
Baca Juga: Haru di Jepara! Ibu Endang Akhirnya Bisa Bergerak Setelah Pesan Ini Sampai ke Bupati
Peresmian pasar ini juga berlangsung meriah dengan arak-arakan budaya, kesenian tradisional, hingga berbagai hiburan yang melibatkan para pedagang dan masyarakat. Suasana penuh semangat terlihat jelas, menandai awal baru bagi kehidupan ekonomi di Bangsri.
Dengan fasilitas yang lebih baik dan dukungan penuh dari pemerintah, Pasar Rakyat Modern Bangsri ditargetkan menjadi pasar percontohan di Kabupaten Jepara. Lebih dari sekadar tempat transaksi, pasar ini diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat luas.
M8/UCP

















