Jepara, Metro8.News – Persijap Jepara kembali gagal meraih hasil positif di hadapan pendukungnya sendiri. Menjamu Isenmulang Kalteng FC dalam lanjutan pekan kelima BRI Super League 2026/2027, Jumat (16/10/2026) malam, Laskar Kalinyamat harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor tipis 0-1.
Bermain di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Persijap sebenarnya berusaha memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah. Namun, satu gol yang dicetak penyerang Isenmulang, Modou Manneh, pada babak pertama menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat tersebut.
Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Isenmulang Kalteng FC yang datang ke Jepara dengan misi bangkit setelah mengawali kompetisi dengan hasil kurang memuaskan.
Sebaliknya, kekalahan ini menjadi pukulan bagi Persijap yang tengah berjuang keluar dari tekanan setelah serangkaian hasil buruk pada awal musim.
Persijap Sempat Mengancam, Peluang Juan Douglas Gagal Berbuah Gol
Sejak pertandingan dimulai, Persijap berusaha mengambil inisiatif serangan untuk membuka keunggulan lebih dahulu.
Salah satu peluang tuan rumah hadir melalui Juan Douglas pada menit ke-10. Namun, sepakan pemain Persijap tersebut hanya membentur tiang gawang sehingga skor belum berubah.
Peluang itu menjadi gambaran bahwa Persijap memiliki kesempatan untuk memimpin pertandingan. Sayangnya, kegagalan memaksimalkan peluang justru membuat tuan rumah harus menerima kenyataan pahit beberapa menit kemudian.
Pada menit ke-21, Isenmulang Kalteng FC berhasil memecah kebuntuan melalui Modou Manneh.
Gol tersebut berawal dari umpan matang Kenji Nishioka yang berhasil dimanfaatkan Manneh untuk menaklukkan pertahanan Persijap.
Skor berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan tim tamu.
Informasi mengenai peluang Juan Douglas dan gol Manneh pada babak pertama juga diberitakan Harian Jogja dalam laporan pertandingan dari Stadion Gelora Bumi Kartini.
Dominasi Penguasaan Bola Belum Cukup
Tertinggal satu gol di kandang sendiri, Persijap berusaha meningkatkan intensitas serangan.
Laskar Kalinyamat mencoba menguasai permainan dan mencari celah untuk menembus pertahanan Isenmulang. Namun, tim tamu mampu menjaga kedisiplinan barisan belakang sehingga keunggulan mereka tetap bertahan hingga turun minum.
Persijap memasuki babak kedua dengan kebutuhan mendesak untuk mencetak gol penyama kedudukan.
Perubahan dilakukan pada menit ke-46 ketika Paulo Rodriguez masuk menggantikan Rakhmatsho Rakhmatzoda.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya tuan rumah untuk meningkatkan daya gedor dan mengubah jalannya pertandingan.
Pergantian Pemain Tak Mengubah Hasil
Persijap kembali melakukan penyegaran pada menit ke-57 dengan memasukkan Bilasqan Hi Tenang dan Yaya Sogodogo.
Pergantian pemain tersebut diharapkan mampu memberikan energi baru bagi lini serang Laskar Kalinyamat untuk mengejar ketertinggalan.
Namun, Isenmulang tidak tinggal diam. Tim tamu berusaha mempertahankan keunggulan dengan memperkuat keseimbangan permainan.
Pada menit ke-74, Makan Konate masuk untuk membantu menjaga kedalaman lini tengah Isenmulang.
Memasuki fase akhir pertandingan, kedua kesebelasan masih berusaha mencari peluang. Persijap membutuhkan gol penyeimbang, sedangkan Isenmulang berupaya mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Akan tetapi, tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 0-1 tetap bertahan untuk kemenangan Isenmulang Kalteng FC.
Persijap Harus Segera Berbenah
Hasil di Stadion Gelora Bumi Kartini menjadi pekerjaan rumah bagi Persijap Jepara. Kegagalan mengamankan poin di kandang membuat perjuangan Laskar Kalinyamat untuk memperbaiki posisi pada awal kompetisi semakin berat.
Sebelum pertandingan ini, Persijap dan Isenmulang sama-sama berada di papan bawah klasemen sementara. Keduanya datang dengan catatan empat kekalahan beruntun, sehingga pertandingan pekan kelima menjadi kesempatan penting untuk mengakhiri tren negatif.
Namun, kemenangan justru menjadi milik Isenmulang.
Bagi Persijap, persoalan penyelesaian akhir dan kemampuan mengubah peluang menjadi gol menjadi aspek penting yang perlu dievaluasi. Peluang Juan Douglas yang membentur tiang serta sejumlah upaya pada babak kedua belum mampu menyelamatkan tuan rumah dari kekalahan.
Persijap kini perlu segera mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya agar tidak semakin tertinggal dalam persaingan BRI Super League 2026/2027.
Sementara itu, Isenmulang membawa pulang tiga poin berharga dari Bumi Kartini.
Kekalahan ini menjadi pengingat bahwa bermain di kandang sendiri tidak otomatis menjamin kemenangan. Persijap membutuhkan efektivitas serangan dan konsistensi permainan untuk kembali bersaing.
M8/UCP

















