Jepara, Metro8.News – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jepara bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait keberadaan ular di wilayah Kelurahan Pengkol, Kecamatan Jepara, Jumat (16/10/2026) pagi.
Laporan tersebut diterima petugas Damkar pada pukul 10.00 WIB dari seorang warga bernama Abdul Rozak. Hanya berselang tiga menit, tim langsung berangkat dari markas komando (Mako) untuk menuju lokasi.
Petugas tiba dan mulai melakukan evakuasi pada pukul 10.09 WIB. Proses penanganan ular dilakukan menggunakan metode penjepitan.
Berdasarkan laporan petugas, tiga personel diterjunkan dalam operasi tersebut, yakni Bagus, Harno, dan Heru.
Respons Cepat Damkar Jepara
Kecepatan respons menjadi bagian penting dalam penanganan laporan keberadaan ular di lingkungan permukiman. Kehadiran petugas diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Saat dikonfirmasi jurnalis Metro8.news, tim Damkar Jepara membenarkan adanya kegiatan evakuasi ular di Kelurahan Pengkol tersebut dan membeberkan kronologi penanganannya.
Dalam laporan yang disampaikan, Damkar Jepara juga menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat selama 24 jam.
Warga Diminta Tetap Waspada
Keberadaan ular di sekitar permukiman perlu disikapi dengan hati-hati. Warga diimbau tidak mencoba menangkap atau menangani ular sendiri apabila tidak memiliki keahlian yang memadai.
Jika menemukan ular di rumah atau lingkungan sekitar, masyarakat sebaiknya menjaga jarak aman, menghindari tindakan yang dapat memancing ular menyerang, serta menghubungi petugas yang berwenang untuk melakukan penanganan.
Layanan evakuasi seperti ini menjadi salah satu bentuk pelayanan Damkar yang tidak hanya berkaitan dengan kebakaran, tetapi juga membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat tertentu.
Dengan respons cepat petugas, penanganan keberadaan ular di wilayah Kelurahan Pengkol dapat segera dilakukan.
M8/UCP

















