Jepara, Metro8.News – Suasana penuh keakraban terlihat di pesisir pantai Dukuh Beringin, Desa Bumiharjo, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, saat Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto menggelar silaturahmi Kamtibmas bersama Forum Nelayan (Fornel) Jepara, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momen penting bagi jajaran Polres Jepara untuk mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat pesisir, khususnya para nelayan di wilayah Jepara Utara.
Dalam kegiatan itu, Kapolres Jepara didampingi Kasat Intelkam Iptu Iwan Kusnandar, Kasat Binmas Iptu Happy Nawang Kuncoro, dan Kapolsek Keling AKP Suyitno. Kedatangan rombongan disambut hangat Ketua Fornel Jepara Sugeng bersama para pengurus serta ratusan nelayan yang hadir.
Tanpa sekat, AKBP Hadi Kristanto duduk bersama para nelayan di tepi pantai untuk menyerap aspirasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah perairan.
Baca Juga: Mengejutkan! Menu MBG untuk Anak KB di Wonogiri Ditemukan Puntung Rokok, Publik Heboh
Kapolres Jepara menyampaikan apresiasi kepada komunitas nelayan yang selama ini dinilai aktif menjaga kondusivitas dan keamanan laut di wilayah Jepara Utara.
Menurutnya, nelayan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas kawasan pesisir karena laut bukan hanya menjadi sumber mata pencaharian, tetapi juga bagian penting dari roda ekonomi masyarakat.
“Kami hadir untuk mendengar langsung aspirasi para nelayan. Harapannya, masyarakat pesisir bisa bekerja dengan aman, nyaman, dan tetap menjaga kerukunan antar sesama,” ujar AKBP Hadi Kristanto.
Baca Juga: Tak Penuhi Panggilan Polisi, Tersangka Pencabulan di Jepara Resmi Jadi DPO Buronan
Dalam dialog tersebut, persoalan distribusi BBM subsidi jenis solar juga menjadi perhatian utama. Kapolres mengingatkan agar penyaluran solar subsidi dilakukan sesuai aturan yang berlaku sehingga tidak menimbulkan persoalan hukum maupun penyimpangan di lapangan.
Ia menegaskan bahwa Polres Jepara siap menjadi penghubung bagi masyarakat nelayan apabila terdapat persoalan yang membutuhkan solusi bersama lintas instansi.
“Kami ingin setiap persoalan bisa dikomunikasikan dengan baik. Polres Jepara siap membantu menjembatani keluhan nelayan agar dicarikan solusi terbaik,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Fornel Jepara Sugeng menjelaskan bahwa organisasinya saat ini menaungi sekitar 1.500 hingga 2.000 nelayan yang tergabung dalam 27 kelompok nelayan di wilayah Jepara Utara.
Ia mengatakan, salah satu fokus utama Fornel adalah menjaga kelestarian ekosistem laut dari penggunaan alat tangkap yang dilarang karena berpotensi merusak lingkungan perairan.
“Kami menolak penggunaan alat tangkap seperti arat dan cantrang karena bisa merusak ekosistem laut. Kami ingin laut tetap terjaga untuk keberlangsungan generasi nelayan ke depan,” jelas Sugeng.
Selain itu, pihaknya juga terus menjalin komunikasi dengan PLTU Tanjung Jati B terkait akses jalur kapal agar aktivitas nelayan tetap berjalan lancar tanpa hambatan.
Sugeng mengaku bersyukur karena komunikasi antara nelayan dan kepolisian selama ini berjalan baik. Menurutnya, kehadiran langsung Kapolres Jepara di tengah masyarakat pesisir menjadi bukti nyata perhatian Polri terhadap kehidupan nelayan.
“Dengan komunikasi yang intensif, setiap persoalan di lapangan bisa cepat diketahui dan diselesaikan secara kekeluargaan,” katanya.
Silaturahmi Kamtibmas tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara Polres Jepara dengan komunitas nelayan dalam menjaga keamanan wilayah pesisir dan perairan Jepara Utara.
Melalui komunikasi yang terbuka dan transparan, diharapkan situasi Kamtibmas tetap kondusif sehingga aktivitas nelayan dan perekonomian masyarakat pesisir dapat terus berjalan maksimal.
M8/HMS

















