Jepara, Metro8.News – Aksi cepat penuh kepedulian ditunjukkan Polres Jepara dalam misi kemanusiaan mengevakuasi 11 nelayan korban kapal tenggelam KM Sumber Bintang Kejora 02. Para korban yang selamat akhirnya tiba dengan selamat di Dermaga Kartini Jepara pada Selasa siang (12/5/2026), setelah sebelumnya dievakuasi dari Karimunjawa menggunakan kapal KMC Express Bahari 1C.
Kedatangan para nelayan disambut langsung oleh Kapolres Jepara, Hadi Kristanto. Wajah lelah tampak jelas dari para korban yang baru saja melewati detik-detik menegangkan di tengah laut usai kapal mereka tenggelam di perairan Cirebon.
“Kami memastikan seluruh korban tiba dalam kondisi selamat. Saat ini fokus utama kami adalah menjaga kondisi kesehatan fisik dan psikis mereka tetap stabil,” tegas Kapolres.
Langsung Diperiksa, Pastikan Kondisi Aman
Begitu tiba di dermaga, 11 nelayan langsung menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim Dokkes Polres Jepara. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada dampak serius pasca-insiden tenggelamnya kapal.
Dari total korban, diketahui terdiri dari:
Nahkoda: Rawin Bin Dalim (Indramayu)
KKM: Rusmana (Karawang)
9 Anak Buah Kapal (ABK)
Seluruhnya berhasil diselamatkan berkat bantuan warga dan aparat setempat di Karimunjawa sebelum akhirnya dipulangkan ke Jepara.
Koordinasi Pemulangan ke Daerah Asal
Kasat Polairud Polres Jepara, M. Syaifuddin, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan keluarga korban serta instansi terkait untuk proses pemulangan ke daerah asal masing-masing, seperti Indramayu, Karawang, hingga Bekasi.
Sementara itu, Kasihumas Polres Jepara, Dwi Prayitna, mengingatkan para nelayan agar lebih waspada sebelum melaut.
“Pastikan kondisi cuaca aman, serta perlengkapan keselamatan seperti pelampung, life jacket, dan alat komunikasi tersedia dan berfungsi dengan baik,” pesannya.
Alarm Keras Keselamatan Laut
Insiden tenggelamnya KM Sumber Bintang Kejora 02 ini kembali menjadi pengingat keras akan pentingnya keselamatan di laut. Meski seluruh kru selamat, potensi risiko serupa masih mengintai jika aspek keamanan diabaikan.
Gerak cepat aparat dan solidaritas warga menjadi kunci penyelamatan dalam peristiwa ini sebuah bukti bahwa nyawa masih bisa diselamatkan saat semua pihak bergerak bersama.
M8/HMS

















