Jepara, Metro8.News – Harapan masyarakat Jepara untuk menikmati layanan transportasi umum modern semakin terbuka. Pemerintah didorong mempercepat operasional Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng rute Jepara–Kudus–Pati (Jekuti) agar mulai melayani penumpang pada 2027.
Sedikitnya 14 armada bus telah disiapkan untuk mendukung operasional koridor baru tersebut. Kehadiran layanan ini diharapkan tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga mampu mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.
Dorongan percepatan itu datang dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Jepara. Organisasi tersebut meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat jadwal operasional yang semula diproyeksikan berjalan pada 2028 menjadi 2027.
Ketua DPC Organda Kabupaten Jepara, M. Iqbal Tosin, mengatakan pihaknya selama ini terus dilibatkan dalam pembahasan pengembangan trayek Trans Jateng JIlega, Ujarnya Minggu (5/7/26).
Menurutnya, proses perencanaan telah mengalami kemajuan. Kerja sama dengan Kabupaten Kudus dan Kabupaten Pati telah memasuki tahap Perjanjian Kerja Sama (PKS), sedangkan untuk Kabupaten Jepara telah dilakukan sosialisasi sebagai bagian dari persiapan menuju tahapan tersebut.
Baca Juga: Nekat Jual Kompor Curian di Facebook, Pria di Tubanan Jepara Berakhir Diamankan Polisi
Iqbal menjelaskan, rute Trans Jateng Jekuti saat ini direncanakan menghubungkan Terminal Pecangaan di Kabupaten Jepara hingga Terminal Juwana di Kabupaten Pati dengan dukungan 14 armada bus.
Meski demikian, Organda mengusulkan agar titik keberangkatan dialihkan ke Terminal Jepara. Alasannya, pusat aktivitas masyarakat lebih banyak berada di wilayah Kecamatan Jepara sehingga layanan dinilai akan lebih efektif jika dimulai dari terminal tersebut.
“Apabila titik pemberangkatan dimulai dari Terminal Jepara, maka manfaatnya akan dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Selain itu juga dapat mendukung rencana peningkatan status Terminal Jepara menjadi Terminal Tipe A,” ujar Iqbal.
Baca Juga: Viral! CCTV Perampokan Bersenjata di Mantingan Jepara Beredar, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Ia juga berharap operasional Trans Jateng Jekuti dapat direalisasikan mulai 2027 sehingga masyarakat tidak perlu menunggu lebih lama untuk menikmati layanan transportasi massal tersebut.
Selain meningkatkan konektivitas antarwilayah Jepara, Kudus, dan Pati, keberadaan BRT Trans Jateng juga diproyeksikan mampu menekan biaya transportasi masyarakat.
Baca Juga: Usai Tragedi Bocah Tenggelam di Dongos, BAZNAS Jepara Hadir Bantu Keluarga yang Berduka
Berdasarkan hasil survei yang disampaikan Organda Jepara, sekitar 30 persen rata-rata pendapatan masyarakat masih digunakan untuk memenuhi kebutuhan transportasi. Kehadiran angkutan massal yang terintegrasi dinilai dapat menjadi solusi agar biaya perjalanan lebih efisien sekaligus mengurangi kemacetan di jalur utama pantura timur Jawa Tengah.
Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, Trans Jateng koridor Jepara–Kudus–Pati akan menjadi salah satu moda transportasi publik baru yang memperkuat konektivitas kawasan industri, pusat pemerintahan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat di tiga kabupaten tersebut.
M8/TB

















