Jepara, Metro8.News – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah yang juga digunakan sebagai bengkel motor antik di Desa Sekuro RT 25 RW 05, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Kamis (30/7/2026) dini hari. Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik itu menghanguskan bangunan seluas sekitar 12 x 20 meter dengan taksiran kerugian mencapai Rp1 miliar.
Meski kobaran api begitu besar dan melalap sebagian besar bangunan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sejumlah koleksi motor antik serta berbagai peralatan bengkel dilaporkan ikut musnah dilalap si jago merah.
Berdasarkan data yang dihimpun Metro8.news, laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 01.55 WIB. Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Jepara bergerak cepat dan tiba di lokasi hanya lima menit kemudian, tepat pukul 02.00 WIB.
Sebanyak empat armada pemadam dikerahkan untuk menjinakkan api, terdiri dari 1 unit Pos Damkar Bangsri, 2 unit Mako Damkar Jepara, dan 1 unit Pos Kota Jati. Proses pemadaman berlangsung dramatis selama lebih dari satu jam sebelum api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 03.05 WIB.
Pemilik rumah diketahui bernama Sugiyanti (45), warga Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo, Jepara.
Kepala Damkar Jepara Edi Marwoto mengatakan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari arus pendek atau korsleting listrik yang kemudian memicu kobaran api hingga membesar.
“Dugaan sementara berasal dari korsleting listrik. Berkat respons cepat petugas, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan lain. Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” ujar Edi Marwoto kepada Metro8.news, Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, besarnya material yang mudah terbakar di dalam bangunan membuat api cepat membesar sehingga petugas harus bekerja ekstra untuk melakukan pemadaman sekaligus pendinginan.
Baca Juga: Video TikTok Aji Cakra Berujung Laporan Polisi, Tri Utomo Dilaporkan ke Polres Jepara
Kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar, mengingat bangunan yang terbakar tidak hanya difungsikan sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai bengkel motor antik yang menyimpan kendaraan dan berbagai perlengkapan bernilai tinggi.
Usai api berhasil dipadamkan, petugas melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang dapat memicu kebakaran susulan. Penyebab pasti kebakaran masih dalam pendalaman, namun indikasi awal mengarah pada gangguan instalasi listrik.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, terutama pada bangunan yang menyimpan barang berharga maupun material yang mudah terbakar. Respons cepat petugas Damkar Jepara menjadi faktor penting yang mencegah kobaran api meluas ke rumah-rumah warga di sekitar lokasi.
M8/UCP

















