Semarang, Metro8.News – Warga Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan mayat bayi perempuan yang terkubur di sebuah kebun milik warga.
Bayi tersebut pertama kali ditemukan seorang warga yang tengah mencari rumput pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo mengatakan, warga awalnya melihat gundukan tanah yang tampak masih baru di area kebun.
Baca Juga: 4.160 Batang Rokok Ilegal Disita di Jepara, Tim Gabungan Temukan dari Sebuah Toko di Kembang
Karena merasa curiga, warga kemudian menggali gundukan tersebut. Kecurigaan itu pun terbukti setelah ditemukan jasad bayi di dalam tanah.
“Warga melihat adanya gundukan tanah yang terlihat masih baru. Merasa curiga, saksi kemudian menggali bagian tanah tersebut,” ujar Heru dalam keterangannya, Senin (7/9/2026).
Saat ditemukan, bayi dalam posisi tertelungkup dan tubuhnya tertutup kain daster. Warga selanjutnya melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian.
Petugas Unit Reskrim Polsek Bandungan yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara.
Baca Juga: Jepara Menggila di POPDA Jateng 2026! Borong 25 Emas dan Tembus 5 Besar
Bayi Diperkirakan Baru Lahir Sehari
Dari pemeriksaan awal, bayi tersebut diketahui berjenis kelamin perempuan. Panjang tubuhnya sekitar 49 sentimeter dengan berat sekitar 3,4 kilogram.
Polisi memperkirakan bayi tersebut baru dilahirkan sekitar satu hari sebelum ditemukan.
Meski demikian, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan waktu kelahiran serta kondisi bayi sebelum akhirnya ditemukan terkubur di kebun.
Polisi Tangkap Ayah dan Ibu Bayi
Kasus tersebut kini memasuki babak baru. Polisi telah menangkap dua orang yang diduga sebagai orang tua bayi sekaligus pihak yang terlibat dalam pembuangan jasad bayi tersebut.
Baca Juga: Breaking! Pesawat Sky Ranger Jatuh dan Terbakar di Blora, 2 Awak Lolos dari Maut
Kasat Reskrim Polres Semarang AKP M. Bodia Teja Lelana membenarkan adanya penangkapan tersebut.
“Sudah ditangkap pelakunya. Iya, ayah dan ibunya. Nanti nunggu rilis resmi ya,” kata Bodia.
Kendati demikian, polisi belum membeberkan secara rinci identitas kedua orang tersebut maupun motif di balik tindakan tersebut.
Kepolisian masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk mengungkap secara utuh kronologi hingga bayi tersebut meninggal dan kemudian dikuburkan di kebun warga.
Baca Juga: Curiga Kepsek dan Guru SD Sering Iclik di Ruang Kelas, Staf Akhirnya Pasang CCTV hingga Terbongkar
Polres Semarang dijadwalkan memberikan keterangan resmi terkait perkara tersebut setelah proses penyidikan dan pemeriksaan terhadap kedua terduga pelaku dilakukan.
Kasus ini masih dalam penanganan kepolisian. Informasi mengenai penyebab kematian bayi, motif, serta dugaan peran masing-masing orang tua masih menunggu hasil penyidikan resmi.
M8/KMP

















