Jepara, Metro8.News – Pembangunan infrastruktur jalan di Desa Kawak, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, mendapat sambutan positif dari masyarakat. Pengaspalan sejumlah ruas jalan di wilayah RW 02 dinilai memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan warga sekaligus memperbaiki akses mobilitas di lingkungan permukiman.
Salah satu warga yang merasakan perubahan tersebut adalah Nursin (58), warga RT 10 RW 02 Desa Kawak. Ia mengaku senang melihat sejumlah jalan lingkungan yang sebelumnya membutuhkan perhatian kini mendapatkan pengaspalan.
“Saya sangat senang dan bangga sebagai warga RT 10 RW 02 karena banyak jalan kecil yang diaspal baru-baru ini,” ujar Nursin, Selasa (29/9/2026).
Menurutnya, kondisi jalan yang semakin baik tidak hanya memudahkan aktivitas sehari-hari, tetapi juga membuat lingkungan permukiman terlihat lebih nyaman.
Hal senada disampaikan Wahyuni, istri Ketua RT 10 Desa Kawak. Ia menilai pembangunan jalan memberikan perubahan nyata terhadap kondisi kampung.
“Pembangunan jalan sebagus ini tentu membuat saya dan warga saya senang karena kampung kami kelihatan lebih indah dan bagus,” katanya saat ditemui awak media.
Warga Sebut Pembangunan Desa Terus Bergerak
Nursin menilai pembangunan infrastruktur di Desa Kawak dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perkembangan yang cukup pesat.
Ia menyebut sejumlah fasilitas masyarakat mulai mendapat perhatian, mulai dari jalan lingkungan hingga infrastruktur pendukung lainnya.
“Sejak kepemimpinan Pak Petinggi Heri Eko Purwanto, pembangunan di desa kami sangat pesat. Jalan-jalan jadi bagus sehingga banyak warga yang menyukai beliau,” imbuh Nursin.
Wahyuni juga menyebut pembangunan di Desa Kawak tidak hanya menyasar jalan. Menurutnya, sejumlah pembangunan lainnya seperti talut hingga fasilitas keagamaan juga menjadi bagian dari perhatian pemerintah desa.
Namun demikian, Wahyuni menegaskan pembangunan jalan di wilayah RT 10 RW 02 tersebut bukan berasal dari dana pribadi Petinggi Desa Kawak.
Menurutnya, pengaspalan jalan tersebut merupakan hasil aspirasi anggota DPRD Kabupaten Jepara, Moch Achlis dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yang kemudian diperjuangkan hingga dapat direalisasikan di Desa Kawak.
“Kalau jalan di RT saya ini bukan dari uang pribadi Pak Petinggi, tetapi dari aspirasi Pak Achlis. Namun, perjuangan Pak Petinggi dalam mengawal pembangunan juga tidak bisa dilepaskan,” jelas Wahyuni.
Dikerjakan 479 Meter, Terbagi Empat Zona
Aspirasi pembangunan tersebut kemudian direalisasikan melalui pekerjaan pembangunan atau rehabilitasi jalan aspal di wilayah RW 02 Desa Kawak.
Pekerjaan fisik secara resmi dimulai pada Kamis, 17 September 2026. Sebelum pekerjaan dimulai, masyarakat bersama pemerintah desa juga menggelar acara syukuran sebagai bentuk rasa syukur sekaligus doa agar pembangunan berjalan lancar.
Dalam kegiatan tersebut, Eko Hery Purwanto tetap hadir bersama masyarakat setempat meskipun dirinya sedang menjalani cuti berkaitan dengan Pemilihan Petinggi (Pilpet) Desa Kawak yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Berdasarkan detail teknis pekerjaan, pembangunan atau rehabilitasi jalan aspal tersebut terbagi menjadi empat zona.
Zona I memiliki panjang 217 meter dengan lebar 2,5 meter. Zona II sepanjang 67 meter, Zona III sepanjang 105 meter, sedangkan Zona IV memiliki panjang 90 meter.
Seluruh zona memiliki lebar 2,5 meter dengan ketebalan pekerjaan 0,015 meter.
Jika digabungkan, total panjang jalan yang dikerjakan mencapai 479 meter.
Pekerjaan tersebut ditargetkan rampung dalam waktu enam hari. Kehadiran jalan yang lebih baik diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, kegiatan sosial hingga akses terhadap berbagai pelayanan warga.
Petinggi Kawak Apresiasi Aspirasi DPRD Jepara
Eko Hery Purwanto menyampaikan apresiasi kepada Moch Achlis, anggota DPRD Kabupaten Jepara dari Fraksi PPP, atas sinergi yang dilakukan bersama pemerintah desa dan masyarakat hingga pembangunan jalan tersebut dapat direalisasikan.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu kebutuhan penting masyarakat karena berkaitan langsung dengan aktivitas warga setiap hari.
“Pembangunan jalan merupakan kebutuhan masyarakat karena digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Kami tentu mengapresiasi aspirasi yang bisa direalisasikan untuk warga Desa Kawak,” ujar Eko.
Perbaikan jalan tersebut juga mendapat respons dari warga yang menjalankan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi.
Dewi (37), salah seorang warga yang menjalankan usaha warung di sekitar jalan utama Desa Kawak, mengaku kondisi jalan yang semakin baik turut memberikan perubahan terhadap lingkungan dan aktivitas masyarakat.
Warga Berharap Pembangunan Berlanjut
Masyarakat Desa Kawak berharap pembangunan infrastruktur tidak berhenti pada pengaspalan sejumlah ruas jalan, tetapi dapat terus dilanjutkan secara bertahap sesuai kebutuhan warga dan kemampuan pembangunan desa.
Nursin dan Wahyuni juga menyampaikan harapan agar Eko Hery Purwanto kembali mendapat kepercayaan masyarakat dalam Pemilihan Petinggi Desa Kawak.
Namun, keduanya menegaskan bahwa siapa pun yang nantinya memimpin Desa Kawak, pembangunan yang sudah berjalan diharapkan tetap dipertahankan bahkan ditingkatkan.
“Kalaupun nanti tidak terpilih, kami berharap penggantinya bisa memiliki prestasi yang sama atau bahkan lebih baik dalam membangun desa,” ujar mereka.
Bagi warga, pembangunan jalan bukan sekadar memperbaiki permukaan aspal. Infrastruktur tersebut menjadi bagian penting dari aktivitas sehari-hari, mulai dari akses menuju rumah, kegiatan ekonomi, hingga hubungan antarwilayah di tingkat desa.
Dengan pembangunan jalan sepanjang 479 meter di RW 02 tersebut, warga berharap pembenahan infrastruktur Desa Kawak terus berlanjut dan semakin banyak kebutuhan dasar masyarakat yang dapat direalisasikan.
M8/DJMBRNG

















