Jepara, Metro8.News – Persijap Jepara menghadapi tekanan besar setelah mengawali kompetisi BRI Super League 2026/2027 dengan hasil mengecewakan. Laskar Kalinyamat menelan empat kekalahan beruntun dan kini dituntut segera bangkit agar keterpurukan tidak semakin berlarut.
Pekan kelima menjadi momentum penting bagi Persijap untuk memperbaiki performa. Tim kebanggaan masyarakat Jepara tersebut dijadwalkan menghadapi sesama tim yang tengah terpuruk, Isenmulang FC, yang juga belum mampu meraih hasil positif dalam empat pertandingan awal musim.
Pertemuan kedua tim diprediksi berlangsung sengit. Persijap membutuhkan kemenangan untuk memulihkan kepercayaan diri, sedangkan Isenmulang FC berambisi memperbaiki posisi setelah mengalami start buruk di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Empat Kekalahan Beruntun, Persijap Kebobolan 11 Gol
Awal musim menjadi periode sulit bagi Persijap Jepara. Persiapan yang disebut berlangsung tidak ideal turut menjadi sorotan setelah tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu kesulitan bersaing dalam empat pertandingan pertamanya.
Persijap mengawali kompetisi dengan kekalahan 0-2 dari Madura United. Setelah itu, mereka kembali tumbang 0-1 saat menghadapi Borneo FC.
Hasil buruk berlanjut ketika Persijap menghadapi Persib Bandung. Laskar Kalinyamat kalah 1-2 sebelum mengalami kekalahan telak 1-6 dari Bali United.
Rentetan hasil tersebut memperlihatkan persoalan yang harus segera dibenahi, terutama dalam menjaga organisasi pertahanan dan mengantisipasi serangan lawan.
Dari empat pertandingan itu, Persijap telah kebobolan 11 gol. Catatan tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim pelatih menjelang pertandingan pekan kelima.
Kekalahan telak dari Bali United juga menjadi alarm bahwa pembenahan tidak cukup hanya dilakukan di lini belakang. Koordinasi antarpemain, efektivitas serangan, serta konsistensi permainan selama 90 menit menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan.
Isenmulang FC Juga Terpuruk, Baru Cetak Satu Gol
Di kubu lawan, Isenmulang FC menghadapi persoalan yang tidak kalah berat.
Sebagai tim promosi, Isenmulang masih kesulitan beradaptasi dengan persaingan BRI Super League. Klub asuhan Mundari Karya tersebut juga mengawali musim dengan sanksi pengurangan dua poin yang memengaruhi perolehan angka di klasemen.
Dalam empat pertandingan awal, Isenmulang belum mampu meraih kemenangan.
Mereka kalah 0-4 dari Arema FC, kemudian tumbang 1-4 saat menghadapi Bali United. Kekalahan berlanjut ketika Isenmulang menyerah 0-2 dari Bhayangkara FC dan kalah tipis 0-1 dari Persebaya Surabaya.
Dari empat laga tersebut, Isenmulang juga telah kebobolan 11 gol. Namun, persoalan paling mencolok berada di lini depan.
Tim berjuluk Laskar Tambun Bungai itu baru mencetak satu gol dalam empat pertandingan. Minimnya produktivitas menjadi tantangan besar yang harus diatasi jika ingin mencuri poin dari kandang Persijap.
Kondisi kedua tim membuat pertandingan pekan kelima berpotensi menjadi duel penuh tekanan. Meski sama-sama memiliki catatan buruk, Persijap dan Isenmulang tetap harus membuktikan kemampuan mereka di lapangan.
Prediksi Susunan Pemain Persijap vs Isenmulang FC
Persijap diprediksi menggunakan formasi 4-3-3 untuk meningkatkan keseimbangan antara pertahanan dan serangan.
Berikut perkiraan susunan pemain kedua tim menjelang pertandingan.
Persijap Jepara (4-3-3):
Sendri Johansyah; Rahmat Hidayat, Sergio Chica, Jose Luis Espinosa Arroyo, Najeeb Yakubu; Adzikry Fadillah, Paulo Santamaria, Pirulo; Yaya Sogodogo, Vasko Kalezic, Rendi Saepul.
Isenmulang FC (4-3-3):
Adre Arido; Muhammad Fayrushi, Rafael Ribeiro, Leo Lelis, Douglas Cruz; Vinicius Baiano de Jesus, Brayen Pondaag, Modou Manneh; Kenji Nishioka, Adilson Silva, Gufroni Al Maruf.
Susunan tersebut masih berupa prediksi dan dapat berubah sesuai keputusan pelatih, kondisi pemain, serta kebutuhan taktik masing-masing tim.
Persijap Dituntut Segera Bangkit
Laga melawan Isenmulang FC menjadi kesempatan bagi Persijap untuk memutus tren negatif sekaligus mengembalikan kepercayaan diri pemain.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, jika berstatus sebagai tuan rumah sesuai jadwal resmi, bisa menjadi keuntungan bagi Laskar Kalinyamat. Namun, keuntungan tersebut harus diimbangi dengan permainan yang lebih disiplin dan efektif.
Persijap perlu memperbaiki koordinasi pertahanan agar tidak kembali mudah kebobolan. Di sisi lain, lini depan harus mampu memaksimalkan peluang untuk mengubah tekanan menjadi gol.
Isenmulang FC juga bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Meski baru mencetak satu gol dalam empat pertandingan, mereka tetap memiliki kesempatan memanfaatkan kesalahan Persijap yang tengah berusaha keluar dari keterpurukan.
Bagi kedua tim, pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin. Hasilnya juga berpotensi menjadi titik balik untuk memperbaiki kepercayaan diri dan menjaga peluang bersaing pada awal musim.
Kini, perhatian pendukung sepak bola Jepara tertuju pada kemampuan Laskar Kalinyamat menjawab tekanan. Setelah empat kekalahan beruntun, Persijap membutuhkan respons nyata di lapangan, bukan sekadar harapan untuk bangkit.
Mampukah Persijap Jepara memutus tren negatif saat menghadapi Isenmulang FC, atau justru keterpurukan kembali berlanjut?
M8/UCP

















