Jepara, Metro8.News – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang kapuk di Desa Cepogo, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, Minggu (18/10/2026) sore. Api menghanguskan area gudang yang diperkirakan mencapai 50 x 100 meter persegi, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp1,9 miliar.
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Jepara harus berjibaku selama hampir lima jam untuk menjinakkan kobaran api. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan laporan Damkar Jepara, kebakaran terjadi di gudang kapuk milik atau yang diajukan oleh pemohon bernama David Yunios, warga Desa Cepogo, Kecamatan Kembang.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Namun, penyebab tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Petugas Berjibaku Padamkan Api
Informasi kebakaran diterima petugas Damkarmat Jepara sekitar pukul 14.30 WIB. Setelah menerima laporan, personel pemadam langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 14.50 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman agar api tidak terus meluas.
Untuk menangani kebakaran tersebut, Damkarmat Jepara mengerahkan empat unit kendaraan pemadam, masing-masing satu unit dari Mako Damkar, Pos Bangsri, PLTU, dan Kota Jati.
Sebanyak tujuh personel turut diterjunkan dalam operasi pemadaman, yakni Sofchan, Ari Murtanto, Fadeli, Yunus, Imron, Mukhlisin, dan Rouf.
Proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam. Petugas akhirnya menyelesaikan operasi pemadaman pada pukul 19.35 WIB.
Kerugian Ditaksir Mencapai Rp1,9 Miliar
Besarnya area yang terbakar membuat kebakaran gudang kapuk ini menjadi perhatian petugas. Luas area yang dilaporkan terdampak mencapai 50 x 100 meter persegi.
Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp1,9 miliar. Meski demikian, angka tersebut masih berupa taksiran berdasarkan laporan awal.
Tim Damkar Jepara saat dikonfirmasi jurnalis Metro8.news membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut dan menjelaskan kronologi penanganannya.
Setelah melalui upaya pemadaman selama hampir lima jam, api berhasil dikendalikan. Petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran akibat gangguan instalasi listrik, terutama di bangunan yang digunakan untuk menyimpan material mudah terbakar.
Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala dan penggunaan perangkat kelistrikan sesuai standar menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kebakaran.
M8/UCP

















