Jepara, Metro8.News – Kabar duka menyelimuti Kabupaten Jepara. Kebakaran hebat yang melanda gudang CV Allpin di Kelurahan Karangkebagusan, Kecamatan Jepara, Selasa (13/10/2026), mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua korban lainnya mengalami luka bakar serius hingga 90 persen.
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Selain menelan korban jiwa, kebakaran yang melalap gudang perusahaan furnitur kayu itu diperkirakan menimbulkan kerugian material mencapai Rp5 miliar.
Tim pemadam kebakaran dan pihak kepolisian Polres Jepara saat dikonfirmasi jurnalis Metro8.news membenarkan peristiwa kebakaran yang menggemparkan warga tersebut.
Informasi mengenai jatuhnya korban jiwa dan dua korban luka bakar serius menambah duka atas musibah yang terjadi di kawasan industri mebel Jepara itu.
Api Melalap Gudang, Petugas Berjibaku Melakukan Pemadaman
Petugas pemadam kebakaran dari Markas Komando (Mako) Jepara bersama armada pendukung dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan kobaran api.
Proses pemadaman berlangsung di tengah pembatasan akses menuju area pabrik. Warga yang berada di sekitar lokasi hanya dapat menyaksikan penanganan kebakaran dari luar area yang ditutup.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat tiga korban dalam insiden tersebut. Satu orang dilaporkan meninggal dunia, sedangkan dua korban lainnya mengalami luka bakar berat dan disebut berada dalam kondisi kritis.
Pendataan lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan identitas korban serta perkembangan kondisi para korban yang mengalami luka bakar.
Diduga Berawal dari Panel Listrik
Dugaan awal menyebut kebakaran dipicu korsleting pada panel listrik yang disebut sempat meledak. Peristiwa itu terjadi saat jam istirahat pekerja.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang diperlukan untuk mengungkap sumber api dan kronologi lengkap kejadian.
Pekerja yang mengetahui insiden tersebut segera melaporkan kejadian kepada pihak terkait sehingga petugas pemadam kebakaran dapat melakukan penanganan.
Petugas bersama instansi terkait juga melakukan koordinasi dan pemantauan di lokasi untuk mengumpulkan informasi mengenai dampak kebakaran.
Kerugian Ditaksir Mencapai Rp5 Miliar
Kebakaran tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga diperkirakan menyebabkan kerugian material hingga Rp5 miliar.
CV Allpin diketahui merupakan perusahaan manufaktur furnitur kayu yang memproduksi berbagai perabot untuk kebutuhan dalam dan luar ruangan. Produk perusahaan antara lain menggunakan kayu jati dan jenis kayu keras lainnya untuk memenuhi kebutuhan pasar.
Besarnya perkiraan kerugian menunjukkan dampak serius dari kebakaran tersebut terhadap aktivitas perusahaan.
Hingga berita ini diterbitkan Selasa (13/10/2026), penanganan di lokasi dan pendataan dampak kebakaran masih berlangsung.
M8/UCP

















