Serang, Metro8.News – Persijap Jepara kembali menelan kekalahan dalam lanjutan kompetisi BRI Super League 2026/2027. Bertandang ke markas Dewa United Banten FC di Banten International Stadium, Serang, Selasa (20/10/2026) malam, Laskar Kalinyamat harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 0-2.
Dua gol kemenangan Dewa United baru tercipta pada babak kedua. Nick Kuipers memecah kebuntuan pada menit ke-79, sebelum Pedro memastikan kemenangan tuan rumah melalui gol pada menit ke-90+2.
Hasil ini memperpanjang catatan buruk Persijap yang sebelumnya juga kalah dari Isenmulang Kalteng FC dengan skor 0-1 pada 16 Oktober 2026.
Kekalahan tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim asal Kabupaten Jepara itu untuk segera bangkit dan memperbaiki performa pada pertandingan berikutnya.
Dewa United Dominan, Persijap Bertahan dengan Gigih
Sejak peluit awal dibunyikan, Dewa United langsung mengambil inisiatif serangan. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Banten Warriors berusaha menekan pertahanan Persijap untuk membuka keunggulan lebih cepat.
Tuan rumah sempat mencetak gol melalui Denilson Junior pada menit ke-10. Namun, gol tersebut dianulir karena pemain Dewa United lebih dahulu berada dalam posisi offside.
Tekanan Dewa United terus berlanjut. Berdasarkan statistik pertandingan yang diberitakan, tuan rumah menguasai 65 persen bola pada babak pertama, sedangkan Persijap mencatatkan penguasaan bola sebesar 35 persen.
Dewa United juga lebih aktif menciptakan peluang. Meski demikian, pertahanan Persijap masih mampu menjaga gawangnya tetap aman hingga turun minum.
Skor 0-0 bertahan sampai babak pertama berakhir.
Nick Kuipers Pecah Kebuntuan, Pedro Mengunci Kemenangan
Memasuki babak kedua, Dewa United meningkatkan intensitas serangan. Sejumlah pergantian pemain dilakukan untuk menambah kreativitas dan daya gedor di lini depan.
Alexis Messidoro, Edo Febriansah, dan Rafael Struick masuk untuk memberikan tenaga baru bagi permainan tuan rumah.
Persijap bukannya tanpa perlawanan. Pada menit ke-60, Juan Duglas mencoba mengancam melalui tembakan dari luar kotak penalti. Namun, upaya tersebut masih bisa diamankan kiper Dewa United, Sonny Stevens.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-79.
Nick Kuipers berhasil membawa Dewa United unggul 1-0 melalui sundulan setelah memanfaatkan sepak pojok yang dikirim Alexis Messidoro.
Gol tersebut membuat tuan rumah semakin percaya diri. Dewa United terus berusaha menambah keunggulan, sementara Persijap berupaya mempertahankan peluang untuk mengejar ketertinggalan.
Pada menit ke-82, Pedro hampir menggandakan keunggulan. Namun, upayanya masih berhasil digagalkan penjaga gawang Persijap, Sendri Johansah.
Gol kedua akhirnya tercipta pada masa tambahan waktu. Pedro mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-90+2 setelah memanfaatkan umpan Denilson Junior.
Skor berubah menjadi 2-0 dan bertahan hingga pertandingan berakhir.
Persijap Harus Segera Bangkit
Kekalahan dari Dewa United menambah tekanan bagi Persijap Jepara yang sebelumnya juga gagal meraih hasil positif dalam sejumlah pertandingan awal musim.
Sebelum laga ini, Persijap menelan kekalahan 0-2 dari Madura United, kalah 0-1 dari Borneo FC, tumbang 1-2 dari Persib Bandung, kalah telak 1-6 dari Bali United, dan kembali kalah 0-1 dari Isenmulang Kalteng FC.
Rangkaian hasil tersebut menunjukkan bahwa Persijap masih menghadapi tantangan besar untuk memperbaiki konsistensi permainan, terutama dalam menjaga pertahanan dan memaksimalkan peluang di lini depan.
Bagi tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu, pertandingan berikutnya menjadi kesempatan penting untuk menghentikan tren negatif sekaligus mengembalikan kepercayaan diri pemain.
Persijap dijadwalkan menghadapi Java United FC di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada Sabtu (24/10/2026) pukul 19.00 WIB, berdasarkan jadwal yang tercantum di laman resmi I.League.
Dukungan suporter di kandang sendiri diharapkan dapat menjadi tambahan motivasi bagi Persijap untuk berjuang meraih hasil lebih baik.
Kini, tantangan Persijap bukan sekadar mengejar poin, melainkan juga membuktikan bahwa Laskar Kalinyamat mampu bangkit dari tekanan dan kembali bersaing di BRI Super League 2026/2027.
M8/UCP

















