Jepara, Metro8.News – Video perkelahian yang melibatkan sejumlah siswa SMP Walisongo Pecangaan, Kabupaten Jepara, menjadi perhatian setelah beredar di media sosial. Pihak sekolah bersama Polsek Pecangaan telah mengambil langkah untuk menyelesaikan persoalan tersebut dan menjaga situasi tetap kondusif.
Kapolsek Pecangaan, AKP Bambang Suroyo, S.H., membenarkan adanya peristiwa tersebut saat dikonfirmasi jurnalis Metro8.news pada Kamis (22/10/2026).
Menyikapi kejadian itu, pihak kepolisian melakukan langkah-langkah untuk menjaga kondusivitas sekaligus membantu mencari solusi atas persoalan yang melibatkan para siswa.
Berdasarkan keterangan pihak sekolah, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (20/10/2026), setelah kegiatan belajar mengajar berakhir lebih awal.
Pada hari itu, sekitar pukul 10.00 WIB, para siswa telah dipulangkan karena dewan guru dan staf sekolah menggelar rapat di lingkungan sekolah.
Perkelahian diketahui terjadi di area parkir dan melibatkan siswa SMP Walisongo Pecangaan. Video kejadian tersebut direkam oleh salah satu siswa SMK Walisongo hingga kemudian beredar di media sosial.
Pihak sekolah memberikan klarifikasi bahwa kejadian itu berlangsung di luar jam kegiatan belajar mengajar. Sekolah juga menegaskan bahwa berdasarkan keterangan yang disampaikan, peristiwa tersebut merupakan perkelahian yang diduga dipicu oleh provokasi atau ejekan dari siswa lain.
Dengan demikian, pihak sekolah meminta agar kejadian tersebut tidak serta-merta disimpulkan sebagai tawuran tanpa memperhatikan fakta dan kronologi yang sebenarnya.
Pihak Sekolah Panggil Siswa yang Terlibat
Menindaklanjuti beredarnya video tersebut, pihak sekolah melalui guru telah memanggil siswa yang bersangkutan pada Rabu (21/10/2026).
Pemanggilan itu dilakukan untuk meminta keterangan sekaligus mendalami kejadian yang menjadi perhatian masyarakat.
Pihak sekolah juga berencana memanggil wali murid atau orang tua siswa guna membahas persoalan tersebut dan mencari penyelesaian bersama.
Sekolah menyampaikan apresiasi kepada Polsek Pecangaan yang telah membantu mencari solusi atas permasalahan tersebut.
Langkah koordinasi antara sekolah, orang tua, dan kepolisian diharapkan dapat menjadi upaya penyelesaian yang mengedepankan pembinaan terhadap siswa sekaligus mencegah kejadian serupa terulang.
Kapolsek Pecangaan Imbau Siswa Tidak Terprovokasi
Menyikapi peristiwa tersebut, Kapolsek Pecangaan AKP Bambang Suroyo mengedepankan upaya menjaga keamanan dan ketertiban agar situasi tetap kondusif.
Kepada para siswa, penting untuk menghindari tindakan yang dapat memicu perselisihan, baik berupa ejekan, provokasi, maupun ajakan berkelahi.
Persoalan antarsiswa sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi dan pendampingan guru serta orang tua, bukan dengan kekerasan.
Para siswa juga diimbau agar bijak menggunakan media sosial dan tidak ikut menyebarkan video yang berpotensi memperkeruh suasana atau mempermalukan anak-anak yang terlibat.
Peran orang tua dan pihak sekolah sangat penting dalam memberikan pendampingan, menanamkan sikap saling menghormati, serta mengawasi pergaulan anak.
Melalui koordinasi semua pihak, diharapkan persoalan tersebut dapat diselesaikan secara baik dan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas, ujar AKP Bambang Suroyo.
M8/UCP

















