Jepara, Metro8.News – Penantian panjang masyarakat Jepara terhadap perbaikan ruas jalan provinsi Jepara–Kelet akhirnya mulai terjawab. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi memulai proyek pembetonan di ruas Jalan Jepara–Kelet, tepatnya di Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo, yang selama bertahun-tahun menjadi sorotan akibat kerusakan parah dan membahayakan pengguna jalan.
Pekerjaan tahap awal kini difokuskan pada penguatan pondasi jalan sebelum dilakukan proses pengecoran beton. Ruas sepanjang 750 meter tersebut dikerjakan dengan anggaran sekitar Rp7,9 miliar.
Baca Juga: Api Mengamuk di Jepara! 6 Motor Ludes Terbakar, Damkar Ungkap Dugaan Penyebabnya
Subkoordinator Jalan dan Jembatan Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Pati, Suparjo, Kamis (6/8/26) menjelaskan bahwa pekerjaan yang sedang berlangsung masih merupakan tahapan dasar agar konstruksi jalan memiliki daya tahan yang lebih kuat.
“Saat ini dilakukan perataan dan penguatan pondasi terlebih dahulu. Setelah itu baru masuk tahap pembetonan,” ujarnya.
Desa Sekuro dipilih sebagai lokasi prioritas karena menjadi salah satu titik dengan tingkat kerusakan paling berat di sepanjang jalur Jepara–Kelet. Selama bertahun-tahun, kondisi jalan berlubang dan bergelombang kerap dikeluhkan masyarakat karena dinilai membahayakan keselamatan serta menghambat aktivitas ekonomi.
Baca Juga: Kecelakaan Mengerikan di Alas Ijo Keling! Agya Terlempar ke Jurang Usai Adu Banteng dengan Truk
Bagian dari Tiga Proyek Infrastruktur
Suparjo menjelaskan, proyek pembetonan di Sekuro merupakan salah satu dari tiga paket pekerjaan infrastruktur yang dikerjakan secara bersamaan pada tahun 2026.
Selain pembetonan ruas Jepara–Kelet di Sekuro, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga melaksanakan pembetonan ruas perbatasan Jepara–Pati di wilayah Keling sepanjang sekitar dua kilometer, serta rehabilitasi Jembatan Slentreng di Kecamatan Bangsri.
Total anggaran ketiga proyek tersebut mencapai Rp29 miliar, yang seluruhnya berasal dari realokasi anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada) Tahun 2026.
Baca Juga: Breaking! 123 Siswa dan Guru SMPN 2 Jepara Diduga Keracunan MBG, Dinkes Bongkar Dugaan Penyebabnya
Pekerjaan telah dimulai sejak Juni 2026 dan ditargetkan rampung hingga akhir tahun.
Bupati Jepara: Aspirasi Warga Mulai Terjawab
Bupati Jepara Witiarso Utomo menyambut dimulainya proyek tersebut sebagai kabar baik bagi masyarakat, khususnya warga di wilayah Mlonggo hingga Bangsri yang selama ini terus menyuarakan keluhan terhadap kondisi jalan provinsi.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan bukan sekadar memperbaiki akses transportasi, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat serta kelancaran distribusi barang dan aktivitas ekonomi.
“Alhamdulillah, perbaikan ruas jalan provinsi Jepara–Kelet akhirnya mulai berjalan. Ini menjadi jawaban atas harapan masyarakat yang sudah lama menginginkan jalan ini diperbaiki. Kami akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah agar proses pengerjaan berjalan lancar dan selesai sesuai target,” kata Witiarso.
Diharapkan Tekan Angka Kecelakaan
Selama ini ruas Jepara–Kelet dikenal sebagai salah satu jalur vital yang menghubungkan kawasan utara Kabupaten Jepara. Kondisi jalan yang rusak kerap memicu kecelakaan lalu lintas, terutama saat musim hujan ketika lubang jalan tertutup genangan air.
Dengan dimulainya proyek pembetonan ini, masyarakat berharap kualitas jalan meningkat secara signifikan sehingga mampu memberikan rasa aman, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan pesisir utara Jepara.
M8/DSKMF

















