Jepara, Metro8.News – Kepulan asap tebal membumbung tinggi dari kawasan industri di Kelurahan Pengkol, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Senin (21/9/2026) siang. Kebakaran melanda fasilitas produksi milik PT Sinar Matahari Nasional di Jalan Kyai Ronggomulyo, Sarimulyo, RT 04/RW 06.
Api terlihat membesar dari area perusahaan hingga memunculkan asap pekat yang terlihat dari sekitar lokasi. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Jepara langsung dikerahkan untuk melakukan penanganan dan mencegah kobaran api merembet ke lingkungan sekitar.
Berdasarkan informasi dari Damkar, kebakaran terjadi di fasilitas produksi milik PT Sinar Matahari Nasional. Petugas masih melakukan proses pemadaman dan pengamanan di sekitar lokasi.
PT Sinar Matahari Nasional diketahui merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur bahan baku industri berbentuk tepung atau serbuk.
Produk yang dihasilkan antara lain tepung dari batok atau tempurung kelapa serta tepung kayu yang digunakan sebagai bahan baku untuk berbagai kebutuhan industri.
Dalam profil perusahaan yang tersedia secara daring, produk tepung batok kelapa dan tepung kayu disebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk sebagai salah satu bahan baku pembuatan obat nyamuk bakar.
Perusahaan tersebut juga diketahui memiliki fasilitas produksi di Jepara dengan kapasitas produksi yang disebut mencapai sekitar 2.500 ton per bulan.
Namun, penting ditegaskan bahwa lokasi yang terbakar merupakan fasilitas produksi bahan baku industri, bukan pabrik yang memproduksi obat nyamuk jadi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran. Informasi mengenai ada atau tidaknya korban jiwa, luas area yang terdampak, serta nilai kerugian juga masih menunggu hasil penanganan dan pendataan petugas di lokasi.
Petugas Damkar masih berjibaku mengendalikan kobaran api. Upaya pemadaman dilakukan untuk memastikan api benar-benar terkendali dan tidak menjalar ke bangunan maupun area lain di sekitar perusahaan.
Perkembangan terkait kebakaran pabrik bahan baku industri di Pengkol Jepara masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.
M8/UCP

















