Jepara, Metro8.News – Kebakaran melanda lahan tebu seluas kurang lebih 7 hektare di Desa Brantaksekarjati, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara, Senin (5/10/2026) petang.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 18.03 WIB. Berdasarkan laporan Damkar Jepara, sumber api diduga berasal dari pembakaran liar.
Lokasi kebakaran berada di wilayah RT 04/RW 01, Desa Brantaksekarjati, Kecamatan Welahan, Jepara. Pemohon penanganan kebakaran tercatat atas nama Bambang Kiswanto, warga Desa Brantaksekarjati.
Setelah menerima laporan, petugas pemadam kebakaran segera menuju lokasi. Tim tiba sekitar pukul 18.13 WIB dengan mengerahkan 1 unit mobil suplai dari Pos Kalinyamatan.
Dua personel Damkar yang berangkat ke lokasi yakni M. Taufik dan Jujuk. Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api meluas ke area lainnya.
Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 20.45 WIB. Setelah dilakukan penanganan, api berhasil diatasi dan dinyatakan padam.
Akibat kejadian tersebut, area lahan tebu yang terbakar diperkirakan mencapai 7 hektare, dengan taksiran kerugian sekitar Rp20 juta.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Sementara itu, tim Damkar Jepara saat dikonfirmasi jurnalis Metro8.news membenarkan adanya peristiwa kebakaran lahan tebu tersebut. Petugas juga membenarkan bahwa dugaan awal sumber api berasal dari pembakaran liar.
Petugas mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, terutama di lahan pertanian yang kondisinya mudah terbakar. Api yang semula kecil dapat dengan cepat meluas apabila terkena angin dan kondisi lahan kering.
M8/UCP

















