Jepara, Metro8.News – Kisah pilu seorang nenek renta asal Desa Lebuawu, Kecamatan Pecangaan, mendadak menyita perhatian publik setelah videonya viral di media sosial. Dalam video yang diunggah akun TikTok @queenzeaa, nenek bernama Siti Fatchiyah tampak menangis sambil menceritakan beratnya hidup yang ia jalani sehari-hari.
Nenek tersebut diketahui tinggal dalam kondisi serba kekurangan sambil merawat seorang laki-laki dewasa berkebutuhan khusus di rumah sederhana miliknya. Video itu langsung memicu simpati warganet karena memperlihatkan perjuangan hidup yang menyentuh hati.
Tangis Siti Fatchiyah pecah saat mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Ia bahkan merasa hidupnya jarang mendapat perhatian dari lingkungan sekitar.
Baca Juga: Jepara Mencekam! Pria Diduga Mabuk Bacok Dua Warga dalam Satu Malam, Polisi Buru Pelaku
Tak butuh waktu lama, video viral itu akhirnya sampai ke telinga pemerintah setempat. Pemerintah Kecamatan Pecangaan bersama tim pendamping sosial dan Pemerintah Desa Lebuawu langsung mendatangi rumah Siti Fatchiyah pada Jumat (8/5/2026) sore.
Kedatangan tim tersebut menjadi bentuk tindak lanjut setelah kisah sang nenek ramai diperbincangkan di media sosial. Dalam kunjungan itu, bantuan logistik berupa beras, minyak goreng, gula, hingga kecap diserahkan untuk membantu kebutuhan sehari-hari.
Momen paling mengharukan terjadi saat Siti Fatchiyah menerima bantuan tersebut. Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, ia mengaku bersyukur masih ada pihak yang peduli terhadap nasibnya.
“Alhamdulillah, matur nuwun sanget sampun diparingi bantuan,” ucapnya sambil menangis haru.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Penjual Es Degan di Mayong Jepara Bersimbah Darah, Diduga Jadi Korban Penusukan
Selain sembako, Pemerintah Desa Lebuawu juga memberikan bantuan uang saku untuk meringankan kebutuhan hidupnya.
Tim pendamping sosial kemudian melakukan pengecekan data melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG). Hasilnya, Siti Fatchiyah tercatat sebagai warga penerima bantuan sosial melalui program Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Dalam data tersebut, ia masuk kategori Desil 2 dan disebut telah menerima bantuan sembako untuk periode Januari–Maret 2026 hingga April–Juni 2026 melalui Bank Mandiri.
Pemerintah daerah memastikan kondisi Siti Fatchiyah akan terus dipantau agar bantuan sosial benar-benar diterima dan dimanfaatkan dengan baik.
Baca Juga: Pulang Sekolah Berujung Maut! Siswa SMKN 2 Kudus Dibacok Brutal di Jalan Dawe, CCTV Beredar
Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial terhadap warga lanjut usia dan keluarga kurang mampu di lingkungan sekitar. Banyak warganet berharap perhatian terhadap lansia miskin tidak hanya muncul saat viral di media sosial, tetapi juga menjadi gerakan nyata dari masyarakat dan pemerintah.
Kini, kisah Siti Fatchiyah menjadi sorotan luas publik Jepara dan mengundang gelombang empati dari berbagai kalangan.
M8/UCP

















