Jepara, Metro8.News – Halaman Mapolsek Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, dipadati warga sejak Sabtu (12/9/2026) pagi. Bukan tanpa alasan, ratusan masyarakat datang untuk berburu kebutuhan pokok dalam kegiatan Bazar UMKM dan Pasar Murah yang digelar Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Polres Jepara.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Bhayangkari bersama jajaran Polri kepada masyarakat. Warga dari Desa Banyuputih, Sendang, Purwogondo, hingga Margoyoso tampak antusias mendapatkan sembako dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus berbelanja produk UMKM lokal.
Sejumlah pejabat kepolisian turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolres Jepara AKBP Dr. Hadi Kristanto, S.I.K., M.M., Kasat Lantas Polres Jepara AKP Royke, Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Andika, Kapolsek Kalinyamatan Iptu Hery Sutanto, Petinggi Desa Banyuputih Joko Prakoso, Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Polres Jepara Ny. Dian Hadi, serta Ketua Bhayangkari Ranting Kalinyamatan sekaligus Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Ranting Polsek Kalinyamatan Ny. Indira Hery.
Ribuan Paket Sembako Disiapkan
Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Polres Jepara, Ny. Dian Hadi, mengatakan pasar murah tersebut merupakan inisiatif Bhayangkari Ranting Kalinyamatan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menyediakan sembako murah. Bhayangkari juga ingin membangun komunikasi yang semakin dekat dengan masyarakat.
“Kegiatan ini bertujuan membantu meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus mempererat hubungan dan komunikasi antara Bhayangkari dengan warga. Kami ingin kehadiran Bhayangkari benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Ny. Dian Hadi.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan sosial dalam peringatan HUT kemala Bhayangkari ke-74 dilaksanakan dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Sebelumnya, Bhayangkari juga telah menggelar berbagai kegiatan sosial, termasuk bakti sosial kepada para ustaz serta pembenahan fasilitas ibadah di sejumlah wilayah.
Selain pasar murah, kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produk mereka secara langsung kepada masyarakat.
Beras 5 Kilogram Hanya Rp60 Ribu
Kapolsek Kalinyamatan Iptu Hery Sutanto mengatakan sejumlah kebutuhan pokok disediakan dengan harga di bawah harga pasar.
Komoditas yang disiapkan panitia antara lain beras IR 64 Premium sebanyak 2 ton yang dikemas menjadi 400 paket ukuran 5 kilogram. Setiap paket dijual Rp60.000.
Kemudian tersedia 400 botol minyak goreng Hemart ukuran 900 mililiter dengan harga Rp17.000 per botol.
Panitia juga menyediakan 400 paket gula pasir kemasan 1 kilogram dengan harga Rp15.000 per paket serta 400 paket telur ayam ukuran 1 kilogram seharga Rp20.000 per paket.
“Ini merupakan bentuk kepedulian sosial Polri dan Bhayangkari kepada masyarakat. Selain membantu warga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat,” kata Iptu Hery Sutanto.
Warga Mengaku Terbantu
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Warga rela datang sejak pagi untuk mendapatkan sembako dengan harga yang dinilai lebih ringan dibandingkan harga di pasaran.
Surip, warga Desa Banyuputih, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut.
“Harganya jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran. Bagi kami masyarakat kecil, kegiatan seperti ini sangat membantu, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga,” ujarnya.
Bagi masyarakat, keberadaan pasar murah seperti ini menjadi kesempatan untuk menghemat pengeluaran rumah tangga, khususnya untuk kebutuhan pokok sehari-hari.
Di sisi lain, keterlibatan pelaku UMKM dalam kegiatan tersebut turut memberikan manfaat bagi perputaran ekonomi masyarakat.
Melalui Bazar UMKM dan Pasar Murah ini, Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Polres Jepara menunjukkan bahwa kegiatan sosial dapat dikemas sekaligus untuk mendukung ekonomi kerakyatan.
Kehadiran Polri dan Bhayangkari di tengah masyarakat pun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi terus diwujudkan melalui program yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
M8/UCP PTRS

















