Jepara, Metro8.News – Aksi penusukan brutal terjadi di Desa Sengon Bugel, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Sabtu (9/5/2026) pagi. Seorang pedagang es degan bernama Rudi Hartono (45) menjadi korban serangan orang tak dikenal yang datang menggunakan sepeda motor.
Peristiwa berdarah tersebut sontak membuat geger warga sekitar karena terjadi di siang hari saat aktivitas masyarakat sedang ramai. Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di kedai miliknya, Kedai Es Degan Rembo, setelah ditusuk pelaku misterius.
Menurut keterangan pihak kepolisian kejadian bermula sekitar pukul 10.00 WIB ketika korban tengah duduk santai menunggu pembeli di kedainya yang berada di pinggir jalan.
Tidak ada keributan ataupun percekcokan sebelum kejadian berlangsung. Namun secara tiba-tiba, seorang pria yang datang menggunakan sepeda motor langsung mendekati korban dan melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.
Baca Juga: Jepara Mencekam! Pria Diduga Mabuk Bacok Dua Warga dalam Satu Malam, Polisi Buru Pelaku
Pelaku disebut menyerang korban secara membabi buta dengan sasaran bagian vital tubuh. Aksi itu berlangsung sangat cepat hingga membuat korban tak sempat menyelamatkan diri.
Setelah melakukan penusukan, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian menggunakan sepeda motor. Hingga kini identitas pelaku masih misterius dan dalam pengejaran aparat kepolisian.
Korban kemudian ditemukan warga dalam kondisi lemas dengan tubuh penuh darah di sekitar area kedai. Warga yang panik langsung berupaya memberikan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Penjual Es Degan di Mayong Jepara Bersimbah Darah, Diduga Jadi Korban Penusukan
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius di bagian dada, bahu, dan ketiak kiri. Luka robek di area ketiak kiri diketahui memiliki lebar sekitar dua sentimeter dengan kedalaman satu sentimeter.
Seorang saksi mata bernama Muh Jamil (31) mengaku mendapat informasi dari warga terkait korban yang sudah terkapar akibat penusukan.
“Begitu dapat kabar, saya langsung ikut membantu dan melaporkan kejadian itu ke polisi,” ujarnya.
Korban kemudian dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Mayong untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Beruntung nyawa korban berhasil diselamatkan setelah mendapatkan pertolongan cepat.
Baca Juga: Innalillahi.. Siswa SD di Pasuruan Meninggal Usai Makan Mi Instan Pedas dan Minum Soda
Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP M. Faizal Wildan, menuturkan kondisi korban selamat dan saat ini sudah sadarkan diri. Hal ini didasarkan pada hasil keterangan informasi yang disampaikan oleh dokter IGD di RS PKU Muhammadiyah Mayong.
“Ada juga luka robek di ketiak kiri lebar 2 sentimeter dengan kedalaman 1 sentimeter. Korban saat ini sudah sadar dan bisa diajak komunikasi,” terangnya saat dikonfirmasi.
Meski demikian, korban masih mengalami trauma sehingga belum mampu memberikan keterangan rinci mengenai ciri-ciri pelaku yang menyerangnya.
Saat ini, jajaran Polres Jepara bersama Polsek Mayong masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap motif dan identitas pelaku.
Petugas juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung.
Kasus penusukan pedagang es degan ini menjadi perhatian warga Mayong karena terjadi secara nekat di area yang cukup ramai dilalui masyarakat.
Polisi mengimbau warga yang mengetahui informasi terkait pelaku maupun kendaraan yang digunakan saat kejadian agar segera melapor demi membantu proses pengungkapan kasus.
M8/UCP

















