Jepara, Metro8.News – Sebuah truk Isuzu Travel terbakar hebat di Jalan Desa Somosari, tepatnya di Jembatan Kedung Gunting, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp500 juta.
Kendaraan yang terbakar merupakan Isuzu NLR 55 LX bernomor polisi H-7170-OD tahun 2022 milik PT Gumara Trans Jaya. Saat kejadian, kendaraan dikemudikan Nurkhamid (53), warga Desa Somosari, Kecamatan Batealit.
Baca Juga: Perampok Bergaya ‘Robin Hood’ Tebar Uang Rp850 Juta Saat Kabur, Polisi Minta Warga Mengembalikannya
Peristiwa bermula setelah sopir selesai mengantarkan penumpang dari Kelurahan Mulyoharjo dan Desa Kecapi, Kabupaten Jepara, yang sebelumnya dijemput dari Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Saat melintas di Jalan Desa Somosari, tepatnya di Jembatan Kedung Gunting, pengemudi mendapati asap keluar dari bagian dashboard sebelah kiri kendaraan. Menyadari adanya tanda kebakaran, ia segera menghentikan truk dan berusaha memadamkan api menggunakan air serta pasir yang berada di sekitar lokasi bersama warga yang kebetulan melintas.
Namun, kobaran api justru semakin membesar hingga melalap hampir seluruh bagian kendaraan.
Petugas Polsek Batealit yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, membantu proses pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), serta berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Jepara.
Sekitar pukul 19.10 WIB, tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.30 WIB.
Saat dikonfirmasi jurnalis Metro8.news pada Minggu malam (21/6/2026), Kapolsek Batealit AKP Khasin Faiz membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, berdasarkan kronologi yang diterima petugas, pengemudi pertama kali melihat asap muncul dari dashboard sebelah kiri sebelum akhirnya api membesar dan menghanguskan kendaraan.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Jalur Pati–Tayu, Truk Oleng Tabrak Tiga Motor, Dua Orang Meninggal
“Pengemudi sempat menghentikan kendaraan dan berusaha memadamkan api menggunakan air serta pasir yang ada di sekitar lokasi bersama warga. Namun api terus membesar hingga membakar kendaraan,” ujar AKP Khasin Faiz.
Menurutnya, hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan korsleting arus listrik yang berasal dari sistem kelistrikan di bagian dashboard sebelah kiri kendaraan.
“Untuk sementara tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta dan kendaraan diketahui tidak diasuransikan. Dugaan sementara sumber api berasal dari korsleting kelistrikan kendaraan, namun penyebab pastinya masih dalam pendalaman,” tambahnya.
Polisi telah melakukan olah TKP, mendata saksi-saksi, serta mengumpulkan sejumlah keterangan guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pemilik kendaraan untuk rutin memeriksa sistem kelistrikan agar risiko kebakaran saat berkendara dapat diminimalkan.
M8/UCP

















