Purworejo, Metro8.News – Warga Desa Megulung Kidul, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo dibuat geger dengan penggerebekan pasangan diduga tengah berbuat asusila di toilet sebuah kedai. Salah satu yang diamankan diketahui merupakan oknum perangkat desa aktif di Kecamatan Kemiri.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (24/5/2026) siang dan videonya kini ramai beredar di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, sejumlah warga terlihat mengerubungi pasangan tersebut usai pintu toilet didobrak karena menimbulkan kecurigaan.
Pria yang diamankan diketahui bernama Sutiyo (56), seorang perangkat desa di Desa Sidodadi, Kecamatan Kemiri. Sementara perempuan yang bersamanya berinisial Suyati (43), juga warga desa yang sama. Keduanya disebut sudah sama-sama berkeluarga.
Baca Juga: Polisi Ungkap Kronologi Curas Lansia di Kudus, Pelaku Sembunyikan Emas di Sawah usai Beraksi
Menurut informasi yang dihimpun, awalnya pasangan tersebut datang ke sebuah kedai di Desa Megulung Kidul. Usai makan, keduanya berjalan menuju area belakang tempat toilet berada. Namun gerak-gerik mereka memicu kecurigaan pengunjung dan pelayan kedai setelah disebut terlihat berciuman sebelum masuk ke toilet bersama.
Kecurigaan warga semakin kuat setelah salah satu pintu toilet terkunci cukup lama. Sejumlah pemuda dan pelayan kemudian memeriksa lokasi sebelum akhirnya mendobrak pintu toilet tersebut.
Saat pintu dibuka, warga mendapati keduanya berada di dalam toilet dalam kondisi tak biasa. Situasi itu langsung memicu keramaian hingga pasangan tersebut digropyok warga sebelum akhirnya diamankan aparat kepolisian.
Baca Juga: Liburan Berujung Maut: 4 Orang Sekeluarga Tewas Misterius Saat Glamping di Temanggung
Kanit Reskrim Polsek Pituruh, Aiptu Weko Prianto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi menerima laporan masyarakat sekitar pukul 13.00 WIB dan langsung menuju lokasi.
“Pelaku sudah diamankan warga di tengah kedai saat petugas datang,” ujar Weko saat dikonfirmasi wartawan.
Polisi menyebut Sutiyo merupakan Kasi Kesejahteraan di Desa Sidodadi. Dari hasil pemeriksaan sementara, keduanya diketahui masih memiliki hubungan keluarga jauh dan telah lama berkomunikasi melalui pesan WhatsApp sebelum akhirnya bertemu di kedai tersebut.
Baca Juga: Innalillahi… 2 Hari Tak Terlihat Sholat Subuh, Pria Ditemukan Tewas di SPBM Jepara
Meski begitu, keduanya mengaku belum sempat melakukan hubungan intim. Polisi tetap membawa mereka ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan swab sebagai bagian dari penyelidikan.
Kasus ini kini menjadi sorotan publik karena melibatkan aparatur pemerintahan desa. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi main hakim sendiri apabila menemukan kejadian serupa.
M8/KMP

















