Jepara, Metro8.News – Aksi kekerasan brutal menimpa seorang anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Kabupaten Jepara. Korban bernama Iwan menjadi sasaran pengeroyokan saat sedang menjalankan tugas pengamanan acara hiburan organ tunggal dalam hajatan pernikahan di Desa Gemulung RT 01 RW 02, Kecamatan Pecangaan, Selasa (9/6/2026).
Peristiwa bermula saat suasana acara masih berlangsung kondusif. Namun secara tiba-tiba, situasi berubah mencekam ketika korban diduga diserang oleh sekelompok penonton. Tanpa ampun, pelaku mengeroyok korban menggunakan benda-benda keras.
Baca Juga: Drama PHK ART Mess Korea di Jepara Usai, Yani Terima Semua Haknya
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius di bagian kepala dan wajah hingga berlumuran darah. Para pelaku disebut menggunakan gelas dan toples berbahan kaca (beling) untuk menghantam tubuh korban secara membabi buta.
“Korban dipukul menggunakan gelas dan toples kaca. Lukanya cukup parah sampai tubuhnya penuh darah,” ungkap A.H, salah satu saksi di lokasi kejadian.
Tak hanya itu, meski sempat diselamatkan warga dan dibawa menjauh dari lokasi, korban disebut masih dikejar oleh para pelaku yang belum puas melakukan penganiayaan.
Baca Juga: Viral! Dituding Akan Dimosi Tak Percaya, Camat Tahunan Mu’adz: Fitnah Keji, Saya Serahkan pada Allah
Korban kemudian dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama, sebelum akhirnya dirujuk ke RSU Kartini Jepara. Hingga saat ini, Iwan masih menjalani perawatan intensif akibat luka serius yang dideritanya.
Pihak keluarga menyatakan bahwa identitas para pelaku telah dikantongi. Mereka berharap aparat kepolisian segera bertindak tegas dan menangkap seluruh pelaku untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
Ketua Paguyuban Linmas Jepara, Joko Rintono, mengecam keras insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap petugas yang sedang menjalankan tugas tidak dapat ditoleransi.
Baca Juga: Viral Dimedsos! Video Siswi Tak berbusana di Ngawi, Diduga Jadi Korban VCS, Kronologinya Terungkap
“Kami mengecam keras pengeroyokan ini. Linmas bertugas menjaga ketertiban masyarakat, bukan justru menjadi korban kekerasan. Kami akan mengawal kasus ini hingga tuntas,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan Linmas dalam setiap kegiatan masyarakat sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Karena itu, tindakan brutal seperti ini dinilai mencederai rasa aman publik.
Baca Juga: Innalillahi.. Niat Bakar Daun Tebu Berujung Maut, Warga Nalumsari Jepara Tewas Mengenaskan di Sawah
Kasus ini kini menjadi perhatian ribuan anggota Linmas di Jepara serta masyarakat luas. Diharapkan aparat penegak hukum segera menuntaskan penyelidikan dan memberikan kepastian hukum bagi korban.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap petugas keamanan di lapangan harus menjadi prioritas. Ketegasan hukum dinilai menjadi kunci untuk menjaga wibawa serta rasa aman di tengah masyarakat.
M8/AR

















