Jepara, Metro8.News – Gelaran Petinggi Cup 2 di Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, tidak hanya menjadi panggung kompetisi sepak bola antardesa. Turnamen tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk anggota DPRD Kabupaten Jepara.
Salah satunya Muhammad Harisman Fauzan Rosyid, S.H., anggota DPRD Kabupaten Jepara dari Fraksi Partai Gerindra Dapil Jepara 2, yang turut memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut.
Pada partai final yang berlangsung Minggu (9/8/2026) sore, Fauzan hadir dan turut menyerahkan trofi kepada Tahunan FC, yang berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Bandengan melalui drama adu penalti dengan skor 6-4.
Baca Juga: Bikin Bangga Warga! Petinggi Tahunan H. Muhadi Apresiasi Tahunan FC Usai Juara Petinggi Cup 2
Fauzan menilai turnamen sepak bola tingkat desa seperti Petinggi Cup memiliki nilai penting bagi masyarakat. Selain menjadi ruang kompetisi bagi para pemain, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan antarpemuda.
Dorong Sepak Bola Desa Jadi Ruang Pembinaan Talenta Lokal
Dukungan terhadap Petinggi Cup 2 juga menjadi bentuk perhatian terhadap perkembangan olahraga di tingkat akar rumput.
Bagi Fauzan, kompetisi semacam ini memberikan kesempatan kepada pemain-pemain lokal untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus menunjukkan kemampuan mereka di hadapan masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan Petinggi Cup 2 ini. Turnamen seperti ini bukan hanya soal siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana olahraga dapat menjadi ruang silaturahmi, membangun kekompakan masyarakat, sekaligus memberikan kesempatan kepada anak-anak muda untuk mengembangkan bakatnya,” ujar Muhammad Harisman Fauzan Rosyid.
Baca Juga: Motor Honda Revo Hantam Innova di Tanjakan Krasak Bangsri Jepara, Pengendara Patah Tulang
Ia berharap kegiatan olahraga di tingkat desa dapat terus digelar secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak generasi muda.
Menurutnya, pembinaan dari tingkat bawah merupakan bagian penting dalam menciptakan ekosistem olahraga yang sehat. Dari turnamen lokal seperti inilah pemain-pemain muda dapat memperoleh pengalaman sebelum nantinya berkembang ke level kompetisi yang lebih tinggi.
“Saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut. Jangan berhenti hanya pada satu turnamen. Semoga semakin banyak anak muda yang mendapatkan ruang untuk berkembang, sehingga nantinya bisa muncul pemain-pemain lokal yang mampu membawa nama Jepara lebih jauh,” lanjutnya.
Baca Juga: Ngeri! Pikap New Carry Terbakar Usai Tabrak Truk di Jalan Tayu-Jepara, Ini Penyebabnya

Serahkan Trofi untuk Tahunan FC
Dalam final Petinggi Cup 2, Tahunan FC harus melalui pertandingan penuh tekanan sebelum memastikan gelar juara.
Menghadapi Bandengan, kedua tim menunjukkan permainan kompetitif hingga akhirnya pertandingan ditentukan lewat adu penalti.
Tahunan FC kemudian memastikan kemenangan 6-4 dan berhak mengangkat trofi Petinggi Cup 2 2026.
Penyerahan trofi menjadi salah satu momen puncak setelah pertandingan. Para pemain Tahunan FC merayakan keberhasilan tersebut bersama pelatih, ofisial, dan pendukung yang hadir di lapangan.
Bagi Fauzan, kemenangan Tahunan FC sekaligus menunjukkan bahwa potensi sepak bola lokal di Jepara memiliki ruang untuk berkembang apabila mendapatkan pembinaan dan kompetisi yang berkesinambungan.
Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia, pemerintah desa, karang taruna, para pelatih, pemain, suporter, serta seluruh masyarakat yang ikut menyukseskan turnamen.
Baca Juga: Miris! Anak di Bawah Umur Jadi Korban Open BO di Jepara, Eksploitasi Seksual Merambah Media Digital
“Selamat kepada Tahunan FC atas prestasinya. Dan apresiasi juga untuk seluruh panitia serta masyarakat yang sudah membuat turnamen ini berjalan dengan baik. Mudah-mudahan Petinggi Cup semakin berkembang dan bisa menjadi agenda olahraga yang ditunggu masyarakat,” ujarnya.
Dari Lapangan Desa untuk Masa Depan Sepak Bola Jepara
Petinggi Cup 2 menjadi gambaran bahwa geliat sepak bola di tingkat desa masih memiliki daya tarik kuat di tengah masyarakat.
Antusiasme penonton yang memadati Lapangan Desa Karanggondang menunjukkan tingginya minat warga terhadap kompetisi sepak bola lokal.
Lebih dari sekadar perebutan trofi, turnamen tersebut mempertemukan pemain, pemuda, pelatih, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan suporter dalam satu ruang kebersamaan.
Dukungan dari anggota legislatif seperti Muhammad Harisman Fauzan Rosyid juga menjadi bagian dari upaya mendorong agar kegiatan olahraga masyarakat tidak hanya berlangsung secara sporadis, tetapi dapat berkembang menjadi bagian dari pembinaan talenta olahraga Jepara dari tingkat desa.
Tahunan FC akhirnya menjadi kampiun Petinggi Cup 2 2026. Trofi telah diangkat, tetapi pekerjaan berikutnya adalah menjaga agar semangat pembinaan pemain lokal terus berjalan dari lapangan-lapangan desa di Jepara.
M8/UCP

















